Nataru di Bali Mulai Ramai, 15.000 Lebih Kendaraan Seberangi Ketapang – Gilimanuk

by -
Jelang Nataru, kendaraan pribadi memadati Pelabuhan Penyeberangan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali

BERITABUANA.CO, KETAPANG – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020 nan berbarengan dengan liburan anak sekolah, Pulau Dewata Bali mulai ramai dikunjungi oleh pelancong yang menggunakan kendaraan pribadi melalui pelabuhan penyeberangan Ketapang menuju Gilimanuk di Bali.

“Trafik kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ramai lancar yang didominasi mobil pribadi. Tercatat, jumlah penumpang pada Sabtu pagi (H-5) hingga Minggu (H-4) pagi sebanyak 44.260 orang yang telah menyeberang ke Gilimanuk, Bali. Jumlah ini naik 39 persen bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 31.904 orang,” ungkap Imelda Alini,¬†Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kepada www.beritabuana.co, Senin (23/12/2019).

Dikatakan Imelda, Pelabuhan Ketapang menjadi pintu masuk dari pulau Jawa yang akan menuju ke Pulau Bali. Jalur ini cukup ramai menjelang libur akhir tahun. Puncak arus keberangkatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk diprediksikan pada Minggu (22/12/2019) hingga Senin (23/12/2019) atau H-2. “Kondisi Minggu sore, kemarin kendaraan yang menyeberang cukup ramai, didominasi mobil pribadi,” tuturnya.

Imelda mengemukakan, dari data harian Posko mencatat pada H-4 trafik mobil pribadi saja telah menyeberang sebanyak 3.716 unit atau naik 16 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.196 unit. Bahkan, dari Jumat (H-6) pagi hingga Minggu (H-4) pagi jumlah penumpang yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk sebanyak 101.741 orang, diikuti jumlah kendaraan roda 4 keatas/lebih mencapai 15.844 unit yang telah meninggalkan pulau Jawa menuju Bali.

“Tidak hanya mobil pribadi, trafik bus yang menyeberang dari Jawa ke Bali juga mengalami peningkatan. Pada H-4 tercatat 792 unit bus telah menyeberang, atau naik 73 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 458 unit,” jelas Imelda.

Menurutnya, walaupun banyak masyarakat yang akan berlibur di Pulau Bali jelang libur akhir tahun melalui Ketapang menuju Gilimanuk,  namun demikian situasi operasional dan pelayanan tetap lancar, aman dan terkendali.

Imelda menuturkan, selama angkutan Natal dan Tahun Baru, ASDP memperkirakan jumlah penumpang yang akan dilayani di lintasan Ketapang-Gilimanuk mencapai 933.417 orang atau naik 5 persen bila dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 888.969 orang, diikuti kendaraan roda 4 sebanyak 91.709 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 87.342 unit. Dan untuk roda 2 diperkirakan mencapai 78.820 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 75.067 unit.

Terkait Kapasitas kapal terpasang di lintasan Ketapang-Gilimanuk, jelasnya, sangat memadai dengan total 56 unit kapal yang siap beroperasi. Dengan prediksi puncak penumpang sebanyak 44.771 orang dan roda 4 sebanyak 5.414 unit, sedangkan kapasitas yang tersedia masih mencukupi.

Imelda nenambahkan, tidak jauh berbeda dengan Jetapang – Gilimanuk, Pelabuhan Penyeberangan Merak – Bakauheni, terlihat trafik kendaraan dan penumpang pada H-4 angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 terpantau masih ramai lancar.

Menurutnya, hingga H-4 atau Minggu (22/12/2019) pagi sudah lebih dari 50 persen penumpang dan 59 persen mobil pribadi yang telah menyeberang dari Jawa menuju Sumatera. Terpantau, arus penumpang dan kendaraan pada Sabtu (21/12/2019) malam ramai mengalir hingga Minggu (22/12/2019) siang.

“Kami terus mengimbau agar pengguna jasa mengatur jadwal keberangkatan sebaik-baiknya, dan menghindari perjalanan di malam hari. Silakan beli tiket via online sehingga dapat disesuaikan waktu kedatangan di pelabuhan dan saat akan naik kapal, dengan demikian dapat terhindar dari antrian karena kepadatan,” pungkas Imelda. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *