Trauma Radikalisasi, Polisi Prancis Tembak Mati Pria Diduga Gunakan Senjata Mainan

ISTIMEWA / google

BERITABUANA.CO, PARIS – Polisi Prancis menembak mati seorang pria yang mengancam para polisi di distrik bisnis La Defense yang ramai di Paris. Senjata yang dibawa pria itu ternyata diduga kuat senjata mainan.

Dilansir kantor berita AFP, pada Sabtu (14/12/2019), disebutkan, pria yang ditembak mati itu terkena bagian kaki dan dada. Namun, tidak disebutkan identitas pria yang ditembak itu.

AFP menyebut, sumber kepolisian menerangkan, pria tersebut tidak melukai siapa pun. Namun kembali tak menjelaskan jenis senjata yang dibawa pria nekad itu. Tapi ada yang menyebut senjata yang dibawa adalah senjata main-mainan.

Awal mula penembakan itu ketika pria dimaksud mendekati seorang polisi pada Jumat satu hari sebelumnya, sekitar pukul 10.20 waktu setempat. Akibat ulah itu, polisi merespon dengan melepaskan tembakan sebanyak lima kali ke arah pria tersebut. Dua yang fatal peluru mengenai kaki dan dada yang mengakibatkan pria itu tewas.

Sebelum kejadian itu, atau beberapa tahun terakhir, Prancis mengalami sejumlah serangan terhadap aparat keamanan. Prancis sendiri terus dalam keadaan siaga tinggi usai serangkaian serangan militas yang menewaskan 255 orang sejak tahun 2015.

Sebelumnya pada Oktober lalu, Mickael Harpon menikam mati empat koleganya di markas kepolisian Paris sebelum akhirnya dia ditembak mati. Pria itu disebut telah mengalami radikalisasi. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here