Wapres Minta Pengembangan Ekonomi Syariah Jangan Dibenturkan dengan Konvesional

Wapres RI, Ma'ruf Amin saat pelantikan Pengurus DPP IAEII. (Foto: Antara)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin mengingatkan upaya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah tidak boleh dibenturkan dengan konsep ekonomi konvensional yang selama ini sudah berjalan. Keduanya, harus berjalan beriringan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Pengembangan ekonomi syariah dan konvensional harus saling bersinergi,” kata Wapres Ma’ruf dalam sambutanya pada pelantikan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEII) di Gedung Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Dikemukakan Wapres bahwa konsep ekonomi konvensional, yang selama ini berjalan baik di Indonesia, tetap dapat terus diterapkan. Sementara itu, ide pengembangan ekonomi syariah bisa menjadi pelengkap untuk semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Wapres Ma’ruf juga menuturkan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga terus mengalami peningkatan, salah satunya dengan naiknya Indonesia ke peringkat empat dari 131 negara dalam hal pengembangan ekonomi syariah berdasarkan data Islamic Finance Development Indicator (IFDI) Tahun 2019. Namun, dirinya menilai prestasi Indonesia di IFDI tersebut masih harus diperbaiki dengan lebih menggali potensi ekonomi dan keuangan syariah seperti meningkatkan ekspor produk halal, perbankan dan asuransi syariah, serta dana sosial seperti wakaf dan zakat.

“Zakat kita baru mencapai 3,5 persen dari potensi yang menurut survei lebih dari Rp230 triliun; begitu juga wakaf kita, potensi wakaf kita besar sekali. Maka kita harapkan nanti social fund ini dapat kita himpun sebanyak mungkin untuk mendorong pengembangan investasi di Indonesia,” katanya.

Dalam pelantikan pengurus baru IAEII, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menduduki posisi Ketua Umum IAEII, melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) IAEII periode 2019-2023 di Aula Cakti Budhi Bhakti Gedung DJP Kemenkeu Jakarta, Jumat.

Sedang dalam jajaran DPP IAEII tersebut ada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir selaku Wakil Ketua Umum V Pengembangan Ekonomi Digital dan Keuangan Sosial Islam serta Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo selaku Wakil Ketua Umum IV Pengembangan Keuangan Islam. (Lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here