Melki Laka Lena Minta BPOM Lebih Aktif Lagi Sosialisasi Sesuai Standar

Anggota DPR RI, Melki Laka Lena dan Chairun Nisa dari BPOM saat menjadi nara sumber

BERITABUANA.CO, KUPANG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi NTT diminta untuk lebih aktif lagi dalam mensosialisasikan makanan yang higienis, sesuai standar yang ditetapkan.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPR RI, Melki Laka Lena saat menjadi nara sumber kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan di Ballroom Grand Mutiara, Rabu (11/12/2019).

Pada keaempatan tersebut, Melki membawa materi tentang Bagaimana Menyiapkan Makanan Uang Aman Mencegah Keracunan Massal di Pesta
Dikatakan Melki, masyarakat sering memasak makanan dengan pola rumahan, maka standar kesehatan atau higienisnya rumahan juga. Sehingga jangan kaget kalau ada acara yang digelar di rumah, seperti pesta terkadang ada korban yang keracunan makanan.

“Keracunan makanan bukan karena faktor orang sengaja ingin menaruh racun di makanan, tapi karena memang mereka belum terlatih untuk memasak dalam jumlah yang besar, dan terkadang kita ceroboh, ” ujar Melki.

Untuk itu, lanjut Melki, acara yang digelar BPOM diharapkan bisa dipahami oleh masyarakat, dan menyadarkan mereka untuk membuat produk makanan yang sehat dan higienis untuk dikonsumsi.

“Bahkan untuk level yang lebih tinggi lagi, seperti warung atau restauran harus memenuhi standar BPOM,” tandas Melki.
Pihaknya juga ingin memastikan BPOM benar-benar membantu masyarakat agar makanan yang diolah terjamin.

“Hingga kini, BPOM juga merasakan makanan di restauran atau hotel bahkan di kantin-kantin sekolah masih jadi masalah, kadabf borax nya masih tinggi dan menggunakan pewarna tekstil,” aku Melki.

Pada kesempatan yang sama, Chairun Nisa dari Pangan Steril Komersial BPOM membawakan materi tentang Bagaimana Menjadu Konsumen Cerdas Sadar Pangan Yang Aman.

Chairun Nisa yang juga Direktur Pengawasan Pangan Resiko Tinggi dan Tehnologi Baru ini menjelaskan, jika memilih makanan jangan melihat harga yang murah, tetapi harus jadi konsumen yang cerdas dengan melihat pangan yang aman untuk dikonsumsi.

“Kita tahu pangan itu bermacam-macam, mulai dari pangan siap saji sampau konsumsi, maka harus dilihat kondisi pangan tersebut, baik warna, berlendir atau tidak, dan baunya,” jelas Chairun Nisa.

Chairun Nisa mengedukasi masyarakat untuk dapat memastikan keamanan produk pangan dengan cara menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa).

“Untuk mengetahui produk obat dan makanan yang teregistrasi di tempat yang memiliki ijin resmi, merupakan langkah masyarakat untuk ikut serta bersama BPOM  meingkatkan kesehatan masyarakat,” tegas Chairun Nisa.

Chairun Nisa mengajak untuk  melakukan Cek KLIK dalam memilih Obat dan Makanan serta mencari informasi yang terpercaya dari sumber yang terpercaya.
“Jadilah konsumen cerdas, mulai menerapkan Cek KLIK dan dapat disebarluaskan ke seluruh masyarakat,” imbaunya. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here