Pemkab Rote Ndao Dinilai Belum Serius Dorong Pariwisata Budaya

Mus Frans dan Feky Boelan. (Foto:Iir)

BERITABUANA.CO, ROTE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao dinilai belum serius mendorong pengembangan Pariwisata Budaya, agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar.

 

“Pengukuhan Manek Termanu ini juga termasuk Pariwisata Budaya, akan tetapi tidak satupun eksekutif yang datang untuk menghadiri,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Erasmus Frans yang ditemui di Anugerah Surf & Dive Resort, Sabtu (7/12/2019) malam.

 

Dikatakan Mus Frans sapaan Ketua Fraksi Hanura ini, bahwa dengan pengukuhan Manek Termanu yang disaksikan juga oleh para Raja dan Permaisuri dari luar NTT, maka Kabupaten Rote Ndao akan semakin dikenal.

 

“Pengukuhan ini menjadi momen yang pas, dimana selama bertahun-tahun masyarakat menunggu kehadiran Rajanya. Seharusnya Penkab Rote Ndao bisa menyempatkan diri untuk hadir pada momen yang bersejarah ini,” tandasnya.

 

Diakui Mus Frans, sebelum pengukuhan ini memang sudah ada raja yang berkuasa, tapi aktivitasnya vakum, salah satunya mungkin tidak adanya dorongan daru Pemkab Rote Ndao.

 

“Menghadiri acara ini

bagi saya, ini merupakan terobosan baru yang sangat luar biasa, yang dilakukan oleh para tokoh adat di Termanu. Dan diharapkan budaya ini bisa berlangsung terus menerus,” harapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, anggota Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Rote Ndao, Feky Mikael Boelan sangat menyesalkan ketidakhadiran unsur Pemkab Rote Ndao, yang hingga kini tidak tahu alasannya.

 

“Ini momen yang sangat langka, dan menjadi sejarah bagi masyarakat Rote Ndao yang bisa dijadikan sebagai wisata budaya yang harus dipelihara,” ujarnya.

 

Menurut Feky Boelan, seharusnya pemerintah melihat ini sebagai sebuah upaya lembaga adat, yang ikut membantu mengembangkan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao.

 

“Momen ini juga dihadiri oleh para Raja  dan Permaisuri dari berbagai wilayah kerajaan di Indonesia, itu sebagai ajang untuk lebih memperkenalkan Rote Ndao ke level nasional dan dunia,” tambahnya. (Iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here