Polres Trenggalek Tetapkan Tersangka Penculikan Bayi

by -
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak

BERITABUANA.CO, TRENGGALEK – Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan dua tersangka penculik bayi adalah DN (16), warga Dusun Buret, Desa Buluagung dan Wulandari, warga Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek. Keduanya diamankan di rumahnya masing-masing.

“DN ini adalah tetangga korban, rumahnya di belakang rumah korban berjarak 50 meter. Sedangkan Wulan dulunya juga tetangga korban tapi sekarang tinggal di Ngares bersama suaminya,” kata Calvijn kepada Beritabuana.co, Kamis (5/11/2019).

Pihak Polres sempat mengamankan tiga orang. Namun dari hasil pemeriksaan hanya mengarah pada DN dan Wulan. Barang Bukti diamankan sejumlah barang bukti bayi MSA yang berusia kurang satu bulan, alat komunikasi, serta daging.

Calvijn menjelaskan, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku mempunyai peran yang berbeda-beda, DN merupakan eksekutor yang mengambil bayi, sedangkan Wulan merupakan inisiator yang menyuruh DN melakukan aksi penculikan.

“Aksi itu dilakukan pada subuh, pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang kebetulan tidak dikunci karena ditinggal nenek korban ke Musallah” katanya.

Selanjutnya tersangka DN bergegas menuju ke kamar dan menculik MSA yang tengah tertidur pulas bersama kedua orang tuanya. Selanjutnya pelaku kabur melalui belakang rumah dan membawa bayi itu dengan mengendarai sepeda motor.

“Saat itu Wulan sudah menunggu di dekat rumah tersangka DN dengan sepeda motor dan kemudian mereka berdua membawa bayi MSA ke Ngares,” jelas Calvijn.

Calvijn menambahkan janji pemberian upah itu disampaikan tersangka Wulandari (20) kepada tersangka DN (16) melalui lisan serta aplikasi pesan WhatsApp.

“Otak penculikan menyampaikan akan memberi imbalan Rp 40 juta. Itu terucap secara lisan dan juga dikirim melalui WhatsApp. Namun pesan di WhatsApp sudah dihapus oleh pelaku,” kata Calvijn.(CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *