Wartawan Fornews.co Juara Satu Lomba Foto BPJAMSOSTEK 2019

BERITABUANA.CO, JAKARTA–Pekerjaan sebagai jurnalis foto bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Bahkan, para jurnalis foto itu dalam menjalankan tugasnya penuh risiko karena di satu sisi ingin mendapatkan foto yang bagus dan bernilai berita, namun di sisi lain bahaya mengintainya.

“Ini terjadi jika meliput suatu pertempuran atau suatu peristiwa yang membahayakan. Karena itu, sudah seharusnya jurnalis foto dalam menjalankan pekerjaannya dilindungi BPJS Ketenagakerjaan,” kata Direktur Umum & SDM BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Naufal Mahfudz dalam acara awarding lomba foto jurnalistik tahun 2019 di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Dalam lomba foto jurnalis yang merupakan rangkaian peringatan HUT BPJAMSOSTEK ke 42, juara pertama di raih wartawan foto Fornews, Mushaful Imam dan berhak mendapat hadiah Rp 10 juta. Sedangkan juara dya diraih Heru Haryono dari Okezone.com mendapat hadiah Rp 7. 500.000 dan juara tiga dimenangi Hafidz Mubarok dari ANTARA dengan hadiah Rp5 juta.

Penyerahan yropi kepada juara lomba foto dengan tema “Tumbuh Maju Bersama Pekerja Indonesia” dilakukan tiga pejabat BPJAMSOSTEK, yakni Direktur Umum dan SDM Naufal Mahfudz, Ketua Dewas Guntur Witjaksono dan Dirkeu Evi Afiatin. Foto Mushaful Imam memotret pekerja sedang melakukan perawatan jam raksasa yang terletak di atas tiang Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan.

Karya Heru Haryono menangkap momentum saat salah satu perserta BPJAMSOSTEK berlatih menggunakan prothese berupa kaki palsu. Sementara karya Hafidz Mubarok mengabadikan tiga orang pemadam kebakaran yang tengah berjibaku memadamkan api yang membakar kapal-kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru Jakarta.

“Lomba ini kami selenggarkan sebagai bentuk apresiasi dari BPJAMSOSTEK kepada para jurnalis, khususnya pewarta foto karena melalui karyanya mereka ikut mengedukasi masyarakat terkait manfaat dan pentingnya memiliki perlindungan dari BPJAMSOSTEK,” jelas Naufal.

Sebelumnya Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga Irvasyah Utoh Banja mengatakan, hingga batas akhir pengumpulan, tercatat lebih dari 1000 karya foto yang ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Namun, dari jumlah itu yang lolos 599 foto. Kemudian tim juri melakukan seleksi administrasi dan menentukan 42 foto berhak maju ke tahap penjurian.

“Dari jumlah 42 foto, juri memilih karya terbaik yang terdiri atas tiga juara dan 39 pameris. Jumlah tersebut sengaja dipilih karena mewakili usia BPJAMSOSTEK di tahun 2019 ini,” kata Utoh. Penjurian dilakukan tiga dewan juri yang terdiri Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK Naufal Mahfudz, Fotografer Agence France Presse (AFP) Adek Berry, dan Fotografer Associated Press (AP Photo) Tatan Syuflana. (Ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here