Negara-Negara Arab Mendesak Tindakan Nyata untuk Akhiri Pendudukan Israel

Awal Pendudukan Israel di Yerusalem.

BERITABUANA.CO, NEW DELHI – Negara-negara Arab menyerukan masyarakat dunia untuk mengambil tindakan nyata untuk mengakhiri pendudukan Israel atas Palestina, karena rezim Zionis terus melanggar hukum internasional.

Duta besar Palestina, Arab Saudi dan Liga Arab di New Delhi mengatakan Israel perlu terus ditekan agar rezim merangkul dan tunduk pada pengakuan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

“Memperlakukan Israel sebagai negara yang taat hukum hanya akan mendorong negara untuk melanjutkan kekerasannya. Komunitas internasional harus segera mengambil tanggung jawab untuk mengakhiri invasi Israel ke tanah kami, keberadaan kami dan masa depan kami,” kata Dubes Palestina Adnan Abu Alhaija dalam sebuah acara sehubungan dengan Hari Persatuan Internasional dengan Palestina pada hari Rabu kemarin (4/12/2019).

Menurut dia, sudah saatnya tindakan konkret diambil dan dilaksanakan untuk melindungi negara dan Palestina dengan memberi mereka hak untuk menentukan nasib, kebebasan, dan kemerdekaan mereka sendiri di tanah yang diduduki tahun 1967 dengan Yerusalem sebagai Ibukota.

“Bukankah sudah waktunya untuk mengakhiri pendudukan militer terpanjang dalam sejarah kontemporer,” kata duta besar Palestina.

Sedang Duta Besar Saudi untuk India Saud Mohammed Al Sati juga mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina yang tinggal di Gaza, dengan mengatakan bahwa antara Juni 2018 dan Mei 2019, pasukan Israel membunuh 218 warga Palestina, termasuk 48 anak-anak dan melukai 22.483 orang.

Dia menyerukan pengakuan sepihak Amerika Serikat (AS) yang menjadikan Yerusalem ibu kota Israel dan pengumuman AS baru-baru ini yang tidak lagi menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai permukiman ilegal.

Delegasi Liga Arab ke India Alyaa Ghannam mengatakan kebijakan AS tentang penyelesaian Yahudi akan memengaruhi “proses perdamaian yang adil”.

Dia mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah AS telah terlihat mengambil beberapa tindakan yang dimaksudkan untuk mencari perdamaian tetapi mereka hanya menggarisbawahi visi sayap ekstrem Israel untuk memaksakan solusi sepihak dan melegalkan pendudukan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here