Kapolri Idham Azis dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono Mendapat Rekor MURI

Pendiri MURI, Jaya Suprana menyerahkan piagam kepada Kapolri Jeneral Pol. Idham Azis dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Eddy. (Foto: Min)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana memberikan penghargaan rekor MURI kepada Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono. MURI mengklaim aplikasi Satpam Mantap ini menjadi yang pertama di dunia, karena kepolisian seperti di Amerika Serikat (AS) dan London belum memiliki aplikasi yang dimiliki oleh Polda Metro Jaya.

“Jadi aplikasi satpam ini bukan rekor Indonesia tapi ini rekor dunia, karena kami sudah coba tanyakan ke kepolisian di Amerika Serikat, London, mereka belum punya aplikasi seperti ini,” kata Jaya Suprana di Launching e-TLE Development Program, e-Drives, Aplikasi Satpam Mantap dan Aplikasi Help Renakta di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Selanjutnya, era digital Polda Metro Jaya melakukan inovasi layanan informasi aplikasi digital bertajuk Satpam Mantap. Aplikasi pertama di Indonesia ini diluncurkan Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.

Menanggapi ini, Kapolri Idham Azis sangat apresiasi dengan kinerja Kapolda Metro Jaya bersama jajarannya yang membikin aplikasi digital.

“Ini sangat luar biasa dan saya mengamati belum ada Kapolda di Indonesia yang melakukan terobosan seperti ini. Aplikasi ini sangat dibutuhkan masyarakat di era informasi yang berkembang sangat cepat,” kata Kapolri.

Bahkan, Idham Azis mengaku ketika masih menjadi Kapolda selama 1 tahun 8 bulan, dirinua tidak mampu melakukan hal ini.

“Sedangkan pak Gatot belum setahun sudah bisa melaksanakan kegiatan ini, sehingga dari semua ini cuma 1 kata, luar biasa,” ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Kapolri bahkan memberi sinyal bahwa Gatot sudah layak untuk diberi jabatan di Mabes Polri.

“Sudah pantas Pak Gatot ini ke Mabes Polri,” tambah Idham lagi.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Adi Pramono mengatakan, Polda Metro Jaya menggandeng satuan pengamanan (Satpam) karena mereka adalah pihak pertama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di sejumlah area seperti pertokoan, perkantoran dan tempat umum lainnya.

“Aplikasi ini untuk mencegah dan deteksi dini kejahatan,” kata Gatot seraya melanjutkan bahwa aplikasi Satpam Mantap ini dilengkapi sejumlah fitur-fitur seperti fitur rekomendasi, fitur pendaftaran Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), pendaftaran pelatihan Satpam secara daring dan tombol panik serta fitur informasi.

Melalui aplikasi ini, lanjut Gatot, nantinya seluruh satpam di Indonesia akan terdata baik sudah terdaftar maupun sudah terlatih dilengkapi dengan sertifikasinya. Polda Metro Jaya mengembangkan sejumlah inovasi pelayanan publik berkaitan dengan kepolisian dalam rangka menyongsong revolusi industri 4.0.

“Kalau ada informasi kejadian dari Satpam, anggota kita bisa langsung datang,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Gatot, inovasi tersebut untuk menjawab tuntutan dari masyarakat agar kinerja kepolisian lebih transparan, akuntabel, cepat dan memberikan layanan terbaiknya bidang kepolisian. Aplikasi Satpam Mantab ini diganjar penghargaan oleh MURI sebagai aplikasi digital pertama dalam pelayanan publik di kepolisian. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here