Politisi PKS ini Desak Kapolda Sumut Bongkar Perkara Tewasnya Hakim Jamaludin

Anggota Fraksi PKS DPR RI, Aboebakar Alhabsyi dalam Dialektika Demokrasi bertajuk "Gerindra Gabung, Ancaman Kursi Koalisi?" di Gedung DPR RI. (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboebakar Alhabsyi mengatakan, tewasnya Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaludin, harus mendapatkan atensi khusus dari Kapolda Sumatera Utara (Sumut), dengan mengusut dan membongkar perkara kematian itu sehingga diketahui siapa pelaku dan apa motifnya.

“Saya sampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Humas sekaligus Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaludin. Apa yang terjadi sungguh kita sesalkan, dan kita berikan doa yang terbaik buat almarhum,” ucap Aboebakar Alhabsyi dalam siaran persnya yang diterima redaksi beritabuana.co, Selasa (3/12/2019).

Habib Aboebakar sapaan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR itu punb mendesak perkara yang menyebabkan tewasnya Hakim Jamaludin ini perlu dibongkar, sehingga diketahui siapa pelakunya dan apa motifnya, agar terang perihal yang melatar belakangi terjadinya dugaan pembunuhan tersebut.

“Jika memang dugaan pembunuhan yang terjadi berkaitan dengan perkara yang ditangani, maka perlu ada evaluasi tentang pengamanan para hakim,” katanya.

Sebenarnya, menurut Habib Aboebakar, mengenai jaminan keamanan untuk para hakim ini sudah diatur dalam pasal 48 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Namun sepertinya jaminan keamanan seperti ini belum dapat diberikan untuk para hakim.

“Karenanya kedepan, jika memang banyak persoalan keamanan yang dialami para hakim, MA perlu duduk bersama dengan Polri untuk mendiskusikan mengenai pengamanan tersebut,” pungkas Ketua DPP PKS Wilda Kalimantan.

Untuk diketahui, Hakim PN Medan, Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobilnya di areal perkebunan sawit di Deli Serdang, pada Jumat (29/11/2019) pekan lalu. Jamaluddin adalah Humas Pengadilan Negeri Medan yang juga beracara menangani beberapa perkara.

Hakim Jamaluddin diketahui bepekara kasus narkoba sebelum ditemukan tewas di dalam mobilnya. Menurut rekan sesama hakim sekaligus humas di Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin biasa menangani kasus narkotika dan pencurian dengan kekerasan yang sering terjadi di medan. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here