Kemenhub Kerahkan 1.293 Kapal Angkutan Nataru 2019/2020

by -
Armada kapal PT Pelni siap mengangkut penumpang Nataru 2019/2020 / Istimewa

BERITABUANA.CO, JAKARTA -Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan persiapan dalam menghadapi periode angkutan Natal 2019 dan Tahun.Baru 2020 bagi pengguna jasa angkutan laut. Guna menjamin kelancaran, ketertiban, keamanan dan keselamatan dalam penyelenggaraannya, salah satunya dengan meningkatkan koordinasi secara terpadu dengan instansi terkait dan Pemerintah Daerah.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan armada laut sejumlah 1.293 kapal dengan kapasitas angkut 3.415.838 penumpang. Armada yang digunakan dari PT. Pelni 26 unit dengan kapasitas angkut 989.375 penumpang, Armada Perintis 113 unit dengan kapasitas angkut 68.726 penumpang, Armada Swasta 1.147 unit dengan kapasitas angkut 2.355.837 penumpang, dan Perintis cadangan/pengganti 7 unit dengan kapasitas angkut 1.756 penumpang,” ungkap Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu Handoko, Selasa (3/12/2019).

Sebagaimana disampaikan Yan Prastomo Ardi, Kabag Organisasi dan Humas Ditjen Hubla kepada www.beritabuana.co, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga berencana akan melaksanakan Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di seluruh pelabuhan di Indonesia, dimana terdapat 51 pelabuhan yang akan dipantau untuk melihat perkembangannya dari tahun ke tahun.

Dikatakan, Posko tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 18 Desember 2019 sampai 8 Januari 2020. “Seluruh pelabuhan dihimbau agar mengantisipasi permasalahan yang terjadi pada Angkutan Laut Lebaran 2019, serta tetap melaksanakan beberapa kebijakan yang berhasil dilaksanakan pada Angkutan Laut Lebaran 2019,” ujar Capt. Wisnu.

Capt. Wisnu memprediksi, berdasarkan trend realisasi penumpang dari tahun 2010 – 2018 akan terjadi peningkatan jumlah penumpang naik pada Penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sebesar 1,84 % atau 1.191.786 penumpang dibandingkan pada penyelenggaraan Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Kami prediksi puncak arus libur dimulai pada hari Jumát tanggal 20 Desember 2019 sampai dengan hari Selasa tanggal 24 Desember 2019. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan dimulai pada hari Minggu tanggal 29 Desember 2019 sampai dengan hari Selasa tanggal 31 Desember 2019,” papar Capt. Wisnu.

Capt. Wisnu mengungkapkan, terdapat 10 Pelabuhan dengan jumlah penumpang tertinggi, antara lain Pelabuhan Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Tanjung Uban, Sungai Pakning, Ternate, Tanjung Batu Kundur, Tarakan, Sorong dan Selat Panjang.

“Dari 51 Pelabuhan pantau, sebaran jumlah penumpang pada realisasi Angkutan Natal 2018 di Indonesia Bagian Barat sejumlah 847.152 (72%) penumpang naik, sedangkan di Indonesia Bagian Timur sejumlah 323.077 (28%) penumpang naik,” tuturnya.

Untuk itu lanjut Capt. Wisnu, dalam menyiapkan pelaksanaan penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Ditjen Perhubungan Laut telah melakukan beberapa tahapan pelaksanaan yaitu membuat rencana operasi, mengidentifikasi permasalahan pada masa Angkutan Natal tahun lalu dan Angkutan Lebaran sebelumnya, melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait dan menyiapkan pos koordinasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Dalam optimalisasi potensi armada, saya menghimbau kepada para Kepala Kantor Kesyahbandaran, Kepala KSOP Kelas I s/d IV dan Kepala UPP Kelas I s/d III untuk mengoptimalkan potensi armada pada daerahnya masing-masing, terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik sehingga dapat mengurangi terjadinya penumpukan penumpang,” tukas Capt. Wisnu, seraya menginstruksikan untuk melaksanakan uji kelaiklautan kapal terhadap  seluruh kapal yang berada/beropersi di wilayah kerjanya. Yus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *