Pemilu 2019 Beban Kerja Maha Dahsyat, Ini Pengakuan KPU NTT

KPU NTT apresiasi masyarakat pemilih melalui sosialisasi

BERITABUANA.CO, KUPANG -Penyelenggaraan Pemilu 2019 kali ini, yang beban kerjanya maha dahsyat, dibandingkan Pemilu sebelumnya sejak Indonesia merdeka tahun 1945.

Hal ini diakui Ketua KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu saat Sosialisasi Terima Kasih Telah Memilih di Hotel Neo Aston Kupang, Senin (2/12/2019).

“Kami menyadari, untuk terselenggaranya Pemilu itu banyak pihak yang berperan. Dan kami sadar, dalam Pemilu kali ini, kita sangat terbeban dengan pekerjaan maha dahsyat,” jelas Thomas Dohu

Menurutnya, dari sisi proses kerja, waktu pelaksanaan dan beban tugas semua tertumpuk, tapi ini bisa dijadikan sebagai momen sejarah, karena baru pertama kali sejak Indonesia merdeka tahun 1945

“Kita telah melaksanakan Pemilu Serentak, untuk memilih Presiden dan legislatif dilaksanakan pertama kali pada tahun 2019 dengan sangat lancar dan aman, walaupun dalam pelaksanaan masih banyak juga kekurangan,” jelas Thomas.

Pada kesempatan tersebut, Thomas menegaskan bahwa sesuai data yang ada, jumlah pemilih pada Pemilu Serentak 2019 di Provinsi NTT sebanyak 3.391.616 Pemilih, akan tetapi yang menggunakan hak pilihnya hanya 80 Persen, atau 2,7 Juta Pemilih.

“Idealnya kalau 3.391.616 Pemilih yang terdaftar, harapan kami semua datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), tapi kenyataannya hanya 80 Persen saja,” ujar Thomas.

Diakui Thomas Dohu, hal ini juga berkaitan dengan proses yang harus dilalui cukup memakan waktu, bahkan untuk mencari pemilih saja tidak serta merta didata hanya satu kali, tapi mencapai tiga kali sekaligus menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebelumnya, Ketua Panitia, Agustinus Olapaon mengatakan, keberhasilan Pemilu Serentak tahun 2019 bukan karena kerja keras penyelenggara saja, tapi semua pihak. Baik media atau pers, Kaum Disabilitas, komunitas Peduli Pemilu, LSM, Organisasi Kemahasiswaan, mantan penyelenggara Pemilu Ad Hock ataupun KPUD Kota/Kabupaten se-Provinsi NTT.

“Kegiatan sosialisasi ini kami gelar bagi semua pihak yang telah mengambil bagian dari kegiatan Pemilu Serentak 2019, serta untuk menginformasikan dan menyampaikan terkait hasil-hasil Pemilu tingkat partisipasi dan harapan semua pihak,” tandas Agus Olapaon.

Hadir pada kesempatan tersebut, organisasi kemahasiswaan, LSM, Komonitas Peduli Pemilu, Komunitas Tuli Kupang, Persani, Pertuni, Komunitas Orang Muda Katolik, Persatuan Mahasiswa Lembata dan perwakilan KPU kabupaten dan kota se -NTT. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here