Jelang Nataru, 124 Unit Kapal di Danau Toba Diukur Ulang

by -
Petugas BPTD Wilayah II Provinsi Sumut melakukan pengukuran ulang kapal di Danau Toba

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Danau Toba, sebanyak 124 unit kapal penyeberangan yang beroperasi dilakukan Pengukuran Ulang tahap II mulai dari 2 Desember hingga 6 Desember 2019.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara telah melaksanakan Pengukuran Ulang Kapal Tahap II di Danau Toba mulai dari 2 Desember hingga 6 Desember 2019 mendatang dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Danau Toba,” ungkap Endy Irawan, Kabag Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub kepada www.beritabuana.co, Senin (2/12/2019) di Kemenhub.

Dalam kegiatan ini, jelas Endy, BPTD Wilayah II bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Kesyahbandaraan Utama Belawan, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Tanjung dan KSOP Tanjung Balai.

Menurutnya, pengukuran kapal tahap II ini adalah kegiatan lanjutan dari tahap I yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 18 Maret-24 Maret 2019. Pada tahap I telah dilaksanakan pengukuran kepada 156 kapal dari jumlah 183 kapal yang mendaftar.

Sebagaimana disampaikan Kepala BPTD Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, Putu Sumarjaya, dari hasil pengukuran tahap I saat itu telah terbit 90 surat ukur sementara yang sedang diproses pengajuan penerbitan surat ukur permanen, sementara sisanya dalam tahap perbaikan dan melengkapi kekurangan persyaratan dokumen.

Putu mengatakan, dalam Pengukuran Ulang Kapal Tahap II telah terdaftar sejumlah 124 unit kapal rakyat. “Diperkirakan jumlah kapal terus bertambah, kapal tersebut lokasinya tersebar di beberapa dermaga wilayah Danau Toba,” tuturnya, seraya menyebutkan untuk memudahkan pendataan dan pengukuran kapal, pelaksanaan pengukuran dilaksanakan di empat lokasi Satpel Pelabuhan BPTD Wilayah II Provinsi Sumatera Utara.

Putu menambahkan, diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini seluruh sarana kapal pelayaran di Danau Toba dapat memenuhi seluruh persyaratan keamanan dan keselamatan pelayaran, serta mengantisipasi kecelakaan serupa supaya tidak terulang kembali.

“Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan terus mengutamakan keselamatan penyeberangan yang ada di kawasan Danau Toba,” tandas Endy, sembari menambahkan, Kemenhub tidak ingin terulang kejadian tenggelamnya KM. Sinar Bangun di Danau Toba tahun lalu. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *