BERITABUANA.CO, JAKARTA – Moda transportasi massal lintas rel terpadu atau light rail transit (LRT) Jakarta rute Velodrome–Kelapa Gading resmi beroperasi secara komersial mulai hari ini, Minggu 1 Desember 2019. Tarif moda transportasi massal ini pun diberlakukan sebesar Rp5 ribu untuk satu kali perjalanan serta ditargetkan mengangkut sekitar 14.000 penumpang per hari.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko di dalam kereta LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Velodrome, Minggu (1/12/2019), menyampaikan target yang akan dicapai dari moda transportasi LRT, yakni ditargetkan sekitar 14.000 pelanggan per hari.

“Saat ini average kira-kira 6.500-7.000,” kata Wijanarko seraya juga optimis kalau target 14.000 penumpang per hari bisa terealisasi.

PT LRT Jakarta, lanjut Wijanarko, akan berupaya mencapai target tersebut dengan menggencarkan sosialisasi.

“Kami coba akan achieve, mohon bantuan rekan-rekan semua menyosialisasikan ke pelanggan kami. Walaupun dengan 5,8 kilometer, kami tetap optimistis untuk bisa meraih target yang ditetapkan,” kata dia.

Menurut Wijanarko, penumpang biasanya lebih banyak pada akhir pekan. Sebab, kawasan yang dilalui LRT Jakarta merupakan area pusat perbelanjaan dan kuliner, yakni Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Para penumpang memilih LRT Jakarta sebagai angkutan menuju Kelapa Gading karena kemacetan di kawasan tersebut.

“Di hari Sabtu-Minggu paling ramai, sudah mencapai 9.000-10.000 (penumpang). Memang tantangannya berat, kami diminta untuk 14.000 average, artinya di peak-nya (Sabtu-Minggu) harus lebih (banyak penumpang),” ucap Wijanarko.

LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading resmi beroperasi secara komersial mulai hari ini. Tarif yang dibebankan kepada penumpang sebesar Rp 5.000 untuk satu kali perjalanan.  LRT Jakarta sepanjang 5,8 kilometer itu memiliki enam stasiun, yakni Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, Boulevard Utara, dan Pegangsaan Dua. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here