Jerman Akan Melarang Sepenuhnya Kegiatan Hizbullah

Tentara Hizbullah Lebanon.

BERITABUANA.CO, BERLIN – Pemerintah Jerman berencana untuk sepenuhnya melarang semua kegiatan kelompok Hizbullah Libanon di Libanon, setelah sebelumnya hanya melarang sayap militernya.

Dikutip dari kantor berita Turki Anadolu di majalah berita yang berbasis di Hamburg, Der Spiegel, baru-baru ini, menyebut kalau pejabat pemerintah, Berlin berencana untuk melarang cabang politik kelompok itu beroperasi di Jerman menyusul kesepakatan yang dicapai pekan lalu antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kehakiman dan Kementerian Dalam Negeri.

Keputusan akhir diharapkan akan dibuat awal minggu depan di sebuah konferensi para menteri Jerman. Akibatnya, anggota dan kegiatan Hizbullah di Jerman akan diperlakukan seperti kelompok teroris yaitu Partai Pekerja Kurdistan (PKK) atau Daesh.

Di Lebanon, Hizbullah diakui sebagai partai politik utama dan memainkan peran penting dalam struktur kekuasaan negara yang kompleks. Sebelumnya, Uni Eropa (UE) hanya melarang sayap militer Hizbullah, sehingga kelompok itu masih diperbolehkan untuk melakukan “upaya politik.”

Larangan penuh kelompok itu terhadap UE telah gagal di Brussels, terutama setelah ditentang oleh Prancis. Akibatnya, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menyerukan agar Hizbullah dilarang di bawah Undang-undang Asosiasi negara tersebut.

Menurut laporan Der Spiegel, Menteri Kehakiman memberdayakan Kantor Kejaksaan Federal pada bulan September untuk meluncurkan penyelidikan ke dalam kegiatan Hizbullah di Jerman tanpa terlebih dahulu mendapatkan persetujuannya.

Desakan agar Hizbullah untuk sepenuhnya dilarang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama oleh Duta Besar AS untuk Jerman Richard Grenell, yang telah meningkatkan tekanan pada Berlin melalui Twitter. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here