Para Pemimpin Chili Diharapkan Hadiri Konferensi Perubahan Iklim, Menyusul Kekacauan di Negara itu

Presiden Chili, Sebastian Pinera.

BERITABUANA.CO, SANTIAGO – Presiden Chili, Sebastian Pinera diperkirakan akan menghadiri konferensi perubahan iklim global yang diperkirakan akan diselenggarakan oleh Chili, menyusul terjadinya kekerasan di negara itu. Demikian dikatakan kantor berita China Xinhua dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/11/2019).

Pinera sebelumnya telah membatalkan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP25) ketika protes anti-pemerintah menyebar di kota-kota besar.

Spanyol kemudian menawarkan untuk menjadi tuan rumah acara di Madrid dari 2 hingga 13 Desember.

“Presiden Pinera tidak akan menghadiri konferensi. Dia telah memberi tahu kami bahwa ada sesuatu yang penting untuk dilakukan di Chili, itulah sebabnya dia akan berada di sini,” kata Menteri Lingkungan Chili, Carolina Schmidt.

Sebagai perwakilan Chili, Schmidt mengatakan akan memimpin konferensi.

Pada akhir Oktober, Pinera mengumumkan bahwa pemerintahnya tidak dapat mengorganisasi COP25 setelah pergolakan sosial tetapi menegaskan “komitmen penuh dan absolut” untuk konferensi tersebut.

Warga Chili telah turun ke jalan untuk menuntut kondisi kehidupan yang lebih baik dan peningkatan layanan penting seperti perawatan kesehatan, perumahan dan pendidikan.

Demonstrasi sering berubah menjadi kekerasan dan menyebabkan bentrokan dengan pasukan keamanan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here