Malaysia akan Menjadi Bagian dari Revolusi Industri 4.0

PM Malaysia, Mahatir Mohammad.

BERITABUANA.CO, BUSAN – Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad mengatakan pemerintah bermaksud untuk mengembangkan Malaysia untuk menjadi bagian dari Revolusi Industri 4.0 dan menggunakan teknologi modern untuk keuntungannya.

Berbicara pada KTT Peringatan ASEAN-Korea Selatan 2019 di sini hari ini, ia mengatakan di antara industri dengan prospek cerah di Malaysia adalah teknologi informasi (TI) dan teknologi baru.

“Kami mungkin kehilangan banyak negara lain, tetapi kami ingin mengejar ketinggalan. Kita perlu mendidik sejak usia muda di mana mereka lebih akrab dengan nilai-nilai baru, strategi baru untuk melakukan hal-hal dan jenis bisnis baru,” katanya dalam sesi dialog yang disampaikan oleh Bain dan Perusahaan Yoon Sung Woon.

Mitra global firma manajemen global juga bertanya kepada Dr Mahathir tentang perubahan kebijakan yang dibawa oleh pemerintah baru dan rencana transformasi negara.

Perdana menteri mengatakan Malaysia selalu menyambut negara asing dan investor, dan ini masih relevan meskipun ada perubahan dalam pemerintahan. Namun, dia mengatakan pemerintah sekarang tegas dalam memerangi korupsi dan tidak menerima kontradiksi dalam manajemen keuangan.

“Kami masih menyambut kedatangan investor asing,” katanya, seraya menambahkan bahwa cara tercepat untuk bergerak maju adalah dengan mengundang investasi asing dan memperoleh teknologi.

Sesi Dialog CEO yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Korea diadakan bersamaan dengan pertemuan puncak dua hari yang dimulai hari ini dengan jamuan para pemimpin. Kemudian, perdana menteri mengunjungi Paviliun Malaysia di Invest ASEAN Exhibition yang diadakan bersamaan dengan KTT.

Peserta pameran Malaysia yang berpartisipasi dalam acara tersebut adalah Otoritas Pengembangan Investasi Malaysia (MIDA), Perusahaan Pengembangan Perdagangan Eksternal Malaysia (MATRADE), Invest Selangor, Perusahaan Pengembangan Halal, Bisnis Strategis Sdn Bhd (USSB), We Build Easy Sdn Bhd dan Tourism Malaysia Seoul.

Diharapkan untuk mengunjungi 10.000 pengunjung.

Dr Mahathir diberi pengarahan singkat oleh USSB, yang memproduksi pelet biomassa dari tandan kosong kelapa sawit.

Direktur eksekutifnya Za’im Hadi Meskam mengatakan perdana menteri tertarik untuk melihat bagaimana perusahaan lokal mengembangkan produk.

USSB awalnya bermitra dengan perusahaan Jerman untuk memperoleh teknologi untuk menghasilkan pelet energi dari keamanan hayati tetapi kemudian beralih ke mitra teknologi dari Cina.

“Sekitar 60 persen dari teknologi dikembangkan secara lokal dan produk kami sekarang digunakan oleh boiler industri di Johor,” katanya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here