Eksotisnya Curug Cisalada Di Desa Kutawaringin- Mande

DIANTARA hamparan perbukitan dan perkampungan di wilayah desa Kutawaringin, Kecamatan Mande terkandung potensi obyek wisata yang tersembunyi. Salah satunya Curug Cisalada yang eksotis. Curug ini kini dilirik pelancong, dan menjadi salah tujuan wisata.

Di wilayah Desa Kutawaringin terdapat obyek-obyek punya nilai wisata alam terlebih didukung beberapa curug menakjubkan, dan tak kalah indahnya dengan curug di daerah lain karena bentuk dan karakter berbeda.

Menurut masyarakat disana, ada 7 buah curug, dengan bentuk begitu adanya. Meski demikian, pada hari libur selalu banyak pengunjung curug yang kerap diminati traveller tak lain Curug Cisalada. Selain eksotis, jangkauan dari perkampungan Cileunad tidak begitu jauh.

Akan tetapi pengunjung perlu ekstra hati-hati lantaran jalan setapak menuju obyek relatif curam, sempit dan berembun bisa menyebabkan licin.

Menuju Curug Cisalada dari batas jalan kampung berjarak sekitar 500 meter panorama curug sudah terlihat dari bibir jurang kebun milik warga. Suara gemercik air dan kicauan burung liar, menyambutnya. Apalagi saat mentari pagi bersinar, kesegaran alamnya dijamin memuaskan dech….

Ditambah dengan kesejukan alam yang dihembuskan semilir angin dari lembah sungai Cisalada menjadi daya tarik kawasan Curug Cisalada. Seperti diungkapkan pelancong dari luar kota.

“Suasana kawasan curug Cisalada begitu menakjubkan. Rasanya tidak akan bosan datang kesini. Cuma sayang fasilitas pelengkap belum tersedia, ganti celana basah pun harus ngumpet di semak-semak,” ujar Yogi seorang traveller dari Bogor.

Kepala desa Kutawaringin, Heri, mengakui belum adanya fasilitas penunjang. Pasalnya, belum dilakukan penataan.

Terkait dengan potensi obyek wisata alam, Kades Heri menuturkan, aliran sungai Cisalada dari hulu sampai hilir batas wilayah desa dianugerahi 7 curug dan sebuah Gua.

Curug itu antara lain, Curug Cisalada, Sigai, Leungsir, Dengdeng, Sumpel, Julang dan Curug Masigit dengan bentuk berbeda.

Dari ketujuh Curug yang digandrungi pelancong tak lain Curug Cisalada yang berada dipaling hulu sungai, tiap akhir pekan terlebih hari libur panjang, pengunjung Curug Cisalada semakin bertambah

Meskipun infrastruktur belum memadai, pengunjung Curug bertambah mayoritas anak muda, komunitas motor dan tak sedikit pula mereka datang membawa keluarga untuk menikmati pemandangan alam di sekitar curug.

“Dan ..masuk lokasi tidak dipungut bayaran karna belum ditata,” tandas Heri sembari menerangkan.

Berhubung mulai dilirik masyarakat luas, pemerintah desa berencana menata, mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana, mungkin tehnisnya setahap demi setahap. Salah satu kendalanya lahan dekat obyek banyak kepemilikan warga, Jadi perlu butuh waktu.

Sedangkan obyek potensi wisata di wilayah desa Kotawaringin selain curug, obyek yang perlu diperhatikan terbilang banyak. Seperti situs ataupun Makom keramat, hutan perbukitan dan Gua Wanara.

“Jika mau ke curug Cisalada dari Taman Bunga Nusantara sekitar 10 Km, arah Gembrong via Karmel menuju Kp.Cibodas Desa Kotawaringin. Bisa juga dari Jalan raya Jamali via Desa Ciandam. Dari Cianjur menuju Sukataris via Cibereum Manangel,” jelasnya. (Yan Sulivantara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here