Jaksa Agung Instruksikan Kajari Depok Tunda Eksekusi Aset Kasus First Travel

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Dr. Mukri mengatakan, Jaksa Agung telah memerintahkan Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok untuk menunda eksekusi aset pada kasus First Travel.

Penundaan dilakukan hingga Kejaksaan selesai mengkaji tindak lanjut kasus tersebut. Dia pun belum dapat memastikan batas waktu penundaan eksekusi itu.

“Kami pending. Kejari Depok diminta pimpinan untuk tidak melakukan eksekusi, apalagi lelang. Kami sedang mengkaji, melakukan upaya yang akan ditempuh,” kata Mukri kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (21/11/2019).

Menurutnya, Kejaksaan akan mencari solusi untuk mengembalikan aset nasabah yang mengalami kerugian.

“Sedang kami masih melakukan kajian untuk mencari opsi apa yang paling tepat dalam rangka untuk mengembalikan aset para nasabah ini,” ucap Mukri.

Putusan kasasi Mahkamah Agung yang memerintahkan aset First Travel disita untuk negara, tercantum dalam putusan nomor 3096 K/Pid.Sus/2018. Putusan ditetapkan oleh Majelis Hakim Andi Samsan Nganro dengan anggota Eddy Army dan Margono pada 31 Januari 2019. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here