Rusia Bantah Morales Minta Suaka,Pasca Mengundurkan Dirinya Sebagai Presiden

Presiden Bolivia, Evo Morales.

BERITABUANA.CO, MOSKOW – Akhir pekan lalu, menjadi sejarah Evo Morales yang memutuskan mundur sebagai Presiden Bolivia atas desakan dari militer dan polisi. Namun, Rusia membantah laporan bahwa mantan Presiden Bolivia itu meminta suaka ke negaranya.

“Belum ada kontak (antara Kremlin) dan Morales atau perwakilannya terkait suaka, tidak ada yang meminta suaka,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Tass Selasa (12/11/2019).

Pihak Kremlin, kata Peskov, berharap situasi di Bolivia akan diselesaikan berdasarkan hukum dan tidak akan mengalami gangguan dari luar negeri.

“Saat ini dan tentu kami mendesak semua orang untuk tetap tenang dan berharap situasi di Bolivia akan (terungkap) dalam kerangka hukum, ” katanya.

Secara alami Rusia berharap bahwa rakyat Bolivia memiliki keputusan akhir dalam takdir mereka tanpa campur tangan negara ketiga.

Moskow menyebut mundurnya Morales sebagai kudeta yang diatur, terlepas dari kenyataan bahwa pihak berwenang berusaha untuk mencapai keputusan yang konstruktif.

“Penyelesian berdasarkan dialog dan secara alami ini adalah reaksi yang dikonsolidasikan dengan sempurna dari pihak Rusia,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here