KPP Pratama akan Panggil WP Yang Tidak Layak Gunakan Fasilitas PP 23/2018

BERITABUANA.CO, KUPANG – Dalam waktu dekat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang akan memanggil Wajib Pajak (WP), khususnya yang selama ini tidak layak menggunakan fasilitas PP 23 Tahun 2018.

“PP 23/2018 ini sebenarnya Pajak untuk WP yang bergerak di bidang Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM), ternyata masih banyak pengusaha yang beromset Rp 4,8 Miliar/tahun menggunakan fasilitas PP tersebut,” jelas Kepala KPP Pratama Kupang, Moch. Luqman Hakim saat silaturahmi dengan awak media, di Restauran Handayani Kupang, Kamis (7/11)2019) malam.

Dikatakan Luqman Hakim, pihaknya akan memanggil secara pribadi WP tersebut untuk menghimbau mereka, supaya melakukan perbaikan terhadap Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak yang selama ini dilakukannya.

“Kita juga minta mereka segera setorkan ke bank pembayaran, atas pajak yang sebenarnya mereka bayar,” papar Luqman Hakim.

Diakui Luqman, pihaknya masih memberikan ruang kepada para pengusaha tersebut untuk melakukan perbaikan sendiri, dengan bimbingan dari staf KPP Pratama Kupang yang sudah disiapkan.

“Kalau mereka tidak memberikan respon positif, akan kita lanjutkan dengan pemeriksaan. Kalau ditemukan bukti pelanggaran tindak pidana perpajakan, akan diteruskan ke penyidikan,” papar Luqman Hakim.

Pada kesempatan tersebut, Luqman Hakim mengatakan, diwaktu yang tersisa 1,5 Bulan ini, akan turun ke instansi-instansi pemerintah untuk bersilaturahmi kepada Gubernur NTT dan para Bupati/Walikota.

“Kita akan meminta kepada mereka, untuk mengeluarkan instruksi kepada para bendaharawan pemerintah, BUMN maupun Bendahara Desa agar dalam waktu sisa ubu benar-benar mentaati ketentuan yang berkaitan dengan perpajakan,” jelas Luqman Hakim.

Pihaknya berharap, pada pertengahan Desember 2019 atau paling lambat Hari Natal, semua kewajiban pajak yang dilakukan bendahara pemerintah atau desa sudah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Jangan berharap, ada perpanjangan waktu penyetoran pajak sampai lewat akhir tahun,” Luqman Hakim mengingatkan. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here