DPR RI Setujui Pemberhentian Tito dari Jabatan Kapolri

Kapolri Tito Karnavian bersama Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahyanto.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menyusul dipanggilnya Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan pada Senin kemarin, maka sudah dipastikan orang nomor satu di Trunojoyo itu bakal menduduki jabatan salah satu menteri di Kabinet Kerja jilid II Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Apalagi, Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR RI, Selasa (22/10/2019) menyebutkan ada surat dari Presiden Jokowi terkait permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri.

Kata Puan, pimpinan DPR RI telah menerima surat Nomor R51 tanggal 21 Oktober, tentang pemberhentian Tito Karnavian dari jabatan Kapolri. Karena itu, PUan meminta persetujuan pemberhentian tersebut.

“Alasan pemberhentian karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara lainnya. Apakah dapat disetujui?” ujar Puan yang dijawab “Setuju,” oleh 514 wakil rakyat yang duduk rapih di kursi ruang rapat.

Diketahui pada Senin kemarin, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dipanggil ke Istana Kepresidenan oleh Presiden Jokowi. Tito diberikan pos baru di Kabinet Kerja jilid II. Namun belum jelas posisi apa yang akan diberikan kepada Tito.

Tito sendiri saat ditanya mengaku belum mengetahuinya posisi yang akan diberikan oleh Presiden Jokowi.

“Saya belum tahu.Tapi nanti lihat saja setelah ini,” pungkas Kapolri Tito Karnavian sambil berlalu.

Namun kabar yang berseliweran dikalangan media, Tito akan menduduki pos Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here