Ditreskrimum PMJ Tahan 13 Penganiaya Ninoy Karundeng

BERITABUANA.CO, JAKARTA -Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap pegiat media sosial Ninoy Karundeng, 2 di antaranya ditangguhkan, yakni Rf, Rn.

Sementara 13 tersangka yang sudah ditahan masing-masing, Aa, Yy, Ars, Sp, Sry, Brs, Abs, Rfq, Ira, Bnd, Rds, Ins dan Yi.

“Satu orang masih berstatus DPO, yakni suami dari dokter Ins. Yang bersangkutan berinisial SA. Saat ini, SA masih melarikan diri,” kata Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedy Murti Haryadi di Polda Metro Jaya, Selasa (22/10/2019).

Dedy mengatakan, SA yang masih berstatus buron berperan memberikan komando untuk menganiaya dan mengintimidasi Ninoy Karundeng. Selain itu, ada dua tersangka ditangguhkan penahanannya karena alasan kondisi kesehatan.

“Dua tersangka ditangguhkan, yakni inisial Rf dan Rn. Penahanan tersangka Rn ditangguhkan tanggal 5 Oktober, sementara tersangka Rf ditangguhkan pada 15 Oktober. Alasannya karena lanjut usia dan kondisinya kurang sehat,” ungkap Dedy.

Atas perbuatanya, seluruh tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP.

Ninoy dianiaya di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat pada 30 September lalu. Alasan penganiayaan itu karena Ninoy merekam aksi unjuk rasa dan demonstran yang sedang mendapatkan pertolongan, karena terkena gas air mata di kawasan tersebut. Selain menganiaya, para tersangka juga mengambil hingga menyalin data yang tersimpan dalam ponsel dan laptop Ninoy. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here