Dirjen Udara Polana, Regulasi Drone dan Pesawat Tanpa Awak Segera Diatur

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kemenhub segera mengatur regulasi perizinan drone (sekedar hobi) maupun pesawat udara tanpa awak (Unmanned Aircraft System) yang sudah marak digunakan diberbagai negara untuk angkutan logistik udara.

“Drone ini dulu kita kenal untuk hobi. Sekarang makin berkembang sebagai delevery beberapa e-commerce. Dan bahkan di Singapura sudah ada trial drone membawa penumpang. Ini sarana transportasi udara yang patut kita pikirkan regulasinya ke depan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, saat membuka diskusi bertema “Menata Drone di Langit Pertiwi, Potensi dan Penerapannya sebagai Angkutan Logistik Udara Nasional”, Selasa (22/10/2019) dibilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Menurutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara siap membuat aturan tentang pemanfaatan drone. Apalagi di tahun 2035 jumlah drone yang terbang akan mencapai 70 ribu. Oleh karenanya pesawat udara tanpa awak (Unmanned Aircraft System) atau drone akan banyak digunakan masyarakat baik untuk angkutan logistik udara atau yang lainnya.

Polana mengungkapkan, satu di antara perusahaan yang akan memanfaatkan drone sebagai angkutan logistik adalah Garuda Indonesia. Perusahaan BUMN saat ini sedang melakukan ujicoba pemanfaatan drone untuk mengangkut logistik. “Saat ini Garuda juga sudah menguji coba pemanfaatan drone untuk kargo di wilayah Aceh,” ujarnya.

Menurutnya lagi, drone ke depannya makin berkembang. “Kami sebagai satu-satunya regulator sipil harus mempertajam regulasi,” tandas Polana, seraya menyebutkan regulasi diatur sebagai antisipasi pesawat tanpa awak bisa digunakan untuk kejahatan deperi di luar negeri drone dimanfaatkan untuk menyerang fasilitas umum. (Yus)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here