Ari, Politisi Kalem PDIP yang Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri

Juliari P Batubara, calon menteri Jokowi.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Juliari P Batubara sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa(22/10/2019) siang. Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Juliari sempat berdiskusi dengan Jokowi soal pengentasan kemiskinan dan penanggulangan bencana.

Kehadiran Ari, panggilan akrab Juliari, ke Istana Kepresidenan jelas berkaitan dengan penyusunan calon menteri Kabinet Kerja jilid II.

Ari memang belum memberi tahu di pos mana dia akan ditempatkan. Tetapi, baru dia lah politisi PDI Perjuangan yang dipanggil ke istana untuk menjadi menteri periode kedua ini.

Nama Ari selama ini memang tidak sepopuler koleganya sesama politisi PDI Perjuangan di DPR RI. Jarang sekali namanya muncul di pemberitaan media terkait isu-isu politik maupun isu ekonomi.

Padahal, Ari sudah menjadi anggota DPR RI sejak pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Tengah I.

Kiprah nya sebagai anggota Komisi VI di DPR periode 2014 – 2019 tidak terpantau karena Ari termasuk politisi yang berpenampilan kalem, tidak meledak-ledak, dan tidak terlalu banyak bicara.

Selain di Komisi VI yang membidangi perindustrian dan perdagangan, dia pun menjadi Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKASP) DPR RI.
Dia terakhir tampil dalam Rapat Paripurna DPR yang terakhir sebagai Wakil Ketua Komisi XI menyampaikan laporan hasil fit and proper test calon anggota BPK RI 2019-2024.

Pria kelahiran Jakarta, 22 Juli 1972 ini sejak awal sudah terjun di PDI Perjuangan dan aktif Badan Pemenangan Pemilu Pusat tahun 2003. Hubungannya dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga begitu bagus, sehingga Megawati kembali menunjuk dia sebagai Wakil Bendahara periode 2019 – 2024 di kongres Bali, belum lama ini.

Bagi Ari, politik sudah tidak terlalu asing, karena ayahnya , AP Batubara merupakan tokoh atau aktivis politik di zaman Orde Lama atau di era Presiden I Soekarno. Adik ayahnya, yaitu Palar Batubara juga seorang politikus ternama di Partai Golkar.

Ari sendiri menempuh dan menyelesaikan pendidikan di luar negeri, yaitu di Riverside City College dan di Bisnis Admistration With Minor in Finance, Chapman University California, AS. Sekembalinya dari negara Paman Sam itu, Ari bergelut dengan dunia bisnis dan sempat menjabat sebagai direktur di sejumlah perusahaan swasta.

Terakhir dia memimpin perusahaan yang didirikan ayahnya yakni produsen minyak pelumas. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here