Senator Republik Dukung Trump Pertahankan Pasukan di Suriah

BERITABUANA.CO, WASHINGTON – Jika sebelumnya senator dari Partai Republik Lindsey Graham mengkritisi kebijakan Presiden Donald Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah. Kali ini malah sebaliknya, senator vokal ini justru membuat pernyataan sebaliknya, bahwa ia yakin ‘solusi bersejarah’ Trump di Suriah memungkinkan.

Graham dalam wawancaranya di stasiun televisi Fox News, mengatakan pada akhir pekan kemarin ia sudah berbicara dengan Trump. Pembicaraan itu membuatnya optimistis pemerintah AS dapat meraih solusi dengan menjamin keamanan Turki dan Kurdi serta tetap menggelar perlawanan terhadap ISIS.

“Saya semakin optimistis kami dapat meraih jumlah solusi bersejarah di Suriah yang telah kami hindari selama bertahun-tahun bila kami memainkan kartu yang benar,” kata Graham, di acara Sunday Morning Futures, Senin (21/10/2019).

Graham mengatakan Trump sedang mempersiapkan kekuataan udara AS di atas demilitarized zone yang dikuasai pasukan internasional.

Ia menambahkan penggunaan kekuatan udara dapat membantu memastikan militan ISIS yang ditahan di wilayah tersebut tidak ‘melarikan diri’.

Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat AS dari Partai Republik Jim Infohe mengatakan Trump menyadari AS harus tetap mempertahankan kekuatan udara di wilayah tersebut. Dalam pernyataannya, Inhofe mengatakan AS harus mempertahanan kekuatan udara untuk menekan ISIS. Dan mencegah Rusia dan Iran mengeksploitas tersebut.

Graham mengaku, AS dan pasukan Kurdi yang sudah lama bersekutu dengan Washington dapat membantu memodernkan ladang minyak di Suriah. Pendapatnya akan masuk ke kantong Kurdi.

“Cara pikir Presiden Trump di luar kotak, presiden mengapresiasi apa yang telah Kurdi lakukan, ia ingin memastikan ISIS tidak kembali, saya berharap kami akan melanjutkan kerja sama dengan Kurdi di timur Suriah demi memastikan ISIS tidak bangkit kembali,” katanya. (Ram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here