Kunci Sukses menggapai Cita-cita

Ketua FKTI, H. Muchlas Rowie, S.Fil. (Foto: Natsir)
Usai pembacaan Naskah Sumpah Pemuda bersama seluruh peserta Achievement Motivation Training 2019. (Foto: Natsir)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Jangan jadikan keterbatasan sebagai penghalang meraih mimpi atau cita-cita masa depan, karena selain doa, Allah SWT juga melihat upaya hamba-NYA dalam memperjuangkan cita-cita.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI), H. Muchlas Rowie, S.Fil saat memberikan sambutan sekaligus narasumber pada talkshow Pelatihan Motivasi Berprestasi (Achievement Motivation Ttraining/AMT) 2019 kepada 250 gabungan Mahasiswa, SMA, SMK dan SMP yang juga dihadiri oleh para kepala sekolah dan guru di Jakarta Timur Wilayah I Gedung C Serbaguna Walikota Jakarta Timur, Sabtu (19/10/2019).

“Bermimpilah yang besar, jangan puas dengan mimpi yang kecil, gantungkan impian setinggi langit,” ajak Ketum FKTI dengan antusias kepada peserta pelatihan motivasi berprestasi.

Dikatakan Muchlas, mimpi itu harus dikejar seraya mengutip pernyataan c.c Lewis “You are never to old to set another goal or to dream a new dream” tidak ada kata terlambat untuk bermimpi. Selama seorang masih memiliki akal dan masih bisa bernafas maka memiliki mimpi adalah hal yang sangat wajar untuk dilakukan.

Lanjut Muchlas yang juga anggota LSBO Muhammadiyah berbagi kisah inspirasi sambil memotivasi kepada seluruh peserta bahwa yang pertama, harus taat beragama, berbakti kepada orang tua, hormat kepada guru.

“Tidak ada seorang murid yang sukses tanpa guru,” katanya.

Kedua, harus punya imagination, hidup tanpa cita-cita seperti kapal berlayar tanpa arah, seperti orang berjalan tanpa tujuan. Ketiga, harus punya program. Kapan harus belajar, kapan harus menyisihkan waktu untuk bermain dan santai.

“Tentunya harus terprogram,” ujarnya Muchlas sambil menambahkan, kunci sukses tidak boleh menunda mengerjakan kebaikan sehingga Keempat adalah tidak boleh menunda berbuat baik. “Belajar jangan mengatakan next time. Kalau perlu ditulis diruang belajar “menunda belajar sama dengan manggali kegagalan sendiri”,” tambahnya lagi.

Kelima, tekun, didunia ini tidak akan ada orang yang sukses tanpa ketekunan. Keenam, harus disiplin dan semua hal harus diatur. Ketujuh, harus kreatif dan selalu memiliki gagasan, inovasi untuk masa depan. Kedelapan, harus senantiasa memohon kepada Allah SWT.

Kegiatan yang diawali dengan lagu Indonesia raya, tarian pembuka dari pelajar SMA Al-Ghuraba Jakarta, sambutan dari Ketua FKTI, Suku Dinas Pendidikan DKI Jakarta Timur Wilayah I selanjutnya talkshow bersama Ketua FKTI dan bintang tamu, Taufiq Effendi Peraih beasiswa 8 Negara.

Sedang dalam saesi tanya jawab, tampak peserta menunjukan animo bertanya seperti dari SMK Jakarta I, SMA BPL Jakarta Timur, SMP Muhammadiyah 39 Jakarta Timur, Mahasiswa Assafiiyah Jakarta dan Humas Uniat Jakarta.

Kegiatan di akhiri dengan pembacaan sumpah pemuda yang dipandu oleh Mahasiswi Assafiiyah, Risda dan iikuti oleh dari seluruh peserta.

Pantauan beritabuana.co seluruh peserta yang sebagian besar para milenials sangat antusias mengikuti kegiatan Achievement Motivation Training (Natsir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here