ASDP-ITDC-HK-Pemprov Lampung Integrasikan Pariwisata di Bakauheni

BERITABUANA.CO, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC), PT Hutama Karya (Persero) dan Pemprov Lampung akan mengembangkan proyek kawasan terintegrasi pariwisata di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi kepada www.beritabuana.co, Minggu (20/10/2019) menyatakan, pengembangan proyek kawasan terintegrasi pariwisata di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kemarin di Kantor Gubernur Lampung.

Ira mengemukakan, pengembangan kawasan Bakauheni akan mendukung program pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian di masa depan.

“Kami optimis dapat menjadikan Bakauheni bukan hanya sebagai tempat penyeberangan, namun juga lokasi wisata baru yang favorit bagi wisatawan,” ujarnya.

Bakauheni, menurut Ira, merupakan wilayah potensial sebagai kawasan pariwisata mengingat Lampung Selatan memiliki potensi wisata yang sangat besar melalui kekayaan alam yang indah, banyak lokasi pantai yang menarik, konservasi, hingga Menara Siger. Sehingga bisa menjadi alternatif wisata baru selain Bandung dan Puncak di Jawa Barat.

Dikatakab, sebagai referensi kota yang memiliki kawasan terintergrasi pariwisata antara lain wilayah Nusa Dua, Bali yang dikelola ITDC memiliki jumlah pengunjunga 1,3 juta orang per tahun, dimana 1 juta-nya adalah turis asing.

Lalu, lanjut Ira, di Kota Orlando, Amerika Serikat yang menghadirkan taman hiburan Walt Disney World menjadi salah satu destinasi unggulan dunia dengan kunjungan 60 juta turis per tahun, dimana persentase terbesar berasal dari turis lokal, dan lebih dari 10 persen merupakan pengunjung dari luar negeri.

“Di Provinsi Lampung sendiri terdapat 8,29 juta penduduk. Dengan adanya pengembangan kawasan terintegrasi pariwisata ini dan potensi pergerakan masyarakat yang menyeberang Merak-Bakauheni hingga 5 juta orang per tahun, kami berharap Bakauheni dapat menjadi alternatif wisata baru dan menjadikan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama,” ujar Ira.

Apalagi, ungkap Ira, ASDP telah menghadirkan Terminal Eksekutif Anjungan Agung juga bakal mendukung rencana pengembangan kawasan terintegrasi pariwisata Bakauheni. “Terminal eksekutif baru ASDP di Pelabuhan Bakauheni itu telah dilengkapi kawasan komersial seperti mal dengan desain interior yang megah dan modern,” tuturnya. (Yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here