Bangladesh Ajukan Daftar Baru Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Pengungsi Rohingya.

BERITABUANA.CO, DHAKA – Bangladesh pada hari Selasa kemarin (14/10/2019), mengirim daftar baru sekitar 50.000 pengungsi Rohingya yang sekarang berlindung di kamp pengungsi Cox’s Bazar di negara itu ke Myanmar.

Sebagaimana diberitakan kantor berita Turki Anadolu, selain daftar baru, Dhaka telah menunjuk sekitar 105.000 pengungsi Rohingya ke Myanmar dalam tiga fase untuk mempercepat kepulangan mereka ke Myanmar.

Bangladesh sebelumnya menyerahkan daftar sekitar 55.000 pengungsi Rohingya ke Myanmar untuk verifikasi dua fase.

Bangladesh dan Myanmar pada bulan Agustus menandatangani perjanjian untuk memfasilitasi pemulangan pengungsi Rohingya selama dua tahun ke depan.

Namun, dua repatriasi yang direncanakan harus dihentikan setelah para pengungsi Rohingya menolak untuk kembali ke Myanmar dengan alasan masalah keamanan di Negara Bagian Rakhine.

Orang-orang Rohingya menuntut kewarganegaraan dan keamanan yang tepat sebelum mengikuti proses deportasi.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah tentara Myanmar melancarkan serangan terhadap komunitas minoritas Muslim pada Agustus 2017, mendorong jumlah orang yang dilecehkan untuk mencari perlindungan di Bangladesh oleh lebih dari 1,2. juta.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan pemerintah Myanmar, menurut laporan oleh Ontario International Development Agency (OIDA).

Lebih dari 34.000 Rohingya juga dibakar sementara lebih dari 114.000 lainnya terluka parah, menurut sebuah laporan OIDA berjudul “Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap.”

“Sekitar 18.000 perempuan dan gadis Rohingya diperkosa oleh militer dan polisi Myanmar, sementara lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar dan 113.000 dihancurkan,” katanya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here