Hidup Sehat Dengan Cuci Tangan

BERITABUANA.CO, JAKARTA –Lifebuoy kembali merayakan acara tahunan Hari Cuci Tangan Sedunia. dilakukan di SDN 01 Menteng Jakarta Pusat yang dihadiri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kementerian Kesehatan RI, dimeriahkan oleh Dokter Kecil, murid-murid sekolah dasar juga Brand Ambassador Lifebuoy Titi Kamal dan Christian Sugiono yang mencerminkan keluarga sehat Indonesia.

“Di Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini, Lifebuoy ingin menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak khususnya di usia sekolah karena risiko mereka terkena penyakit semakin tinggi. Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit pada anak sehingga proses belajar mereka pun tidak terganggu. Edukasi cuci tangan pakai sabun oleh Lifebuoy, sudah menjangkau 1 Milyar orang di dunia. Di Indonesia, Lifebuoy menargetkan untuk menjangkau lebih dari 100 juta tangan sehat di tahun 2020. Hingga 2019, edukasi cuci tangan pakai sabun oleh Lifebuoy sudah menjangkau 99 juta tangan sehat” demikian diungkapkan Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia, Maulani Affandi, Selasa (15/10) di Menteng Jakarta.

Lebih lanjut ditambahkan kalau pilar sekolah merupakan salah satu dari tiga fokus pilar Lifebuoy dalam melakukan edukasi pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun sebelum dan sesudah makan pagi, sebelum dan sesudah makan siang, sebelum dan sesudah makan malam, setelah bermain dan setelah menggunakan toilet) dengan 6 langkah cuci tangan pakai sabun yang tepat. Kedua pilar lainnya adalah pilar posyandu dengan bekerja sama dengan PKK Pusat untuk menjangkau lingkungan rumah tangga dan pilar rumah sakit bekerja sama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) untuk mengedukasi tenaga-tenaga kesehatan.

Betapa pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang sehat juga ditekankan oleh dr. Kanya Fidzuno, Sp.A saat menerangkan beberapa penyakit yang kerap diderita anak saat mereka mulai masuk sekolah.

Untuk menjaga kesehatan anak tambah dr. Kanya, “tentu perlu didukung dengan lingkungan yang sehat, mulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan masyarakat yang lebih luas. Sekolah merupakan salah satu lingkungan dimana anak-anak banyak menghabiskan waktunya untuk belajar dan berinteraksi. Namun di saat yang bersamaan risiko tertular penyakit juga semakin tinggi. Untuk itu perlu selalu dijaga kondisi tubuh yang sehat dan kebiasaan yang baik untuk mencegah tubuh terserang kuman seperti cuci tangan pakai sabun.”

“Cuci tangan pakai sabun merupakan cara yang paling mudah,murah dan efektif dalam mencegah penyakit. Salah satu penyakit yang sering timbul karena lalai mencuci tangan pakai sabun adalah diare, bahkan menurut data UNICEF tahun 2018 sebanyak 440.521 anak di dunia meninggal karena diare. Penyakit diare adalah salah satu dari penyakit yang sering diderita oleh anak sekolah,” tambah dr. Kanya Fidzuno Sp.A. tambah dr. Kanya (Savor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here