Pelantikan PP PERDOSSI Masa Bakti 2019-2023 Berlangsung Khidmat

Ketua Umum PP PERDOSSI, Dr.dr. Dodik Tugasworo Pramukarso Sps (K). (Foto: Natsir)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) sebagai badan kelengkapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan organisasi dokter spesialis saraf satu-satunya di Indonesia telah sah dilantik oleh Ketua Umum Pengurus  besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Daeng M. Faqih, SH, MH, disaksikan oleh Mentri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr Nila F. Moelok, Sp. M (K) dan segenap tamu undangan.

Pelantikan PP PERDOSSI masa bakti 2019-2023 siap memberikan yang terbaik kepada Nusa dan Bangsa. (Foto: Natsir)

Ketua umum terpilih  PP PERDOSSI, Dr.dr.  Dodik Tugasworo Pramukarso, SpS(K) mengapresiasi kepada pengurus dari seluruh Indonesia, yang sudah hadir pada pelantikan ini,  karena terbentuknya organisasi PERDOSSI semata-mata lahir dari keprihatinan dan kepedulian para dokter spesialis saraf Indonesia  untuk memberikan pengabdian terbaik kepada  Nusa dan Bangsa.

“Ditengah dinamika dan problematika Bangsa, PERDOSSI  lahir dan bergerak  dibidang  pelayanan, pendidikan, penelitian dan kesejahteraan, yang paling penting dan harus digaris bawahi oleh seluruh pengurus bahwa PERDOSSI mengedepankan kepentingan masyarakat dan siap bekerjasama dengan lembaga pengabdian masyarakat dalam mengedukasi penyakit kegawat-daruratan neurologi sebagai tindakan preventif, juga dapat bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana untuk berperan aktif dalam Penanggulangan Bencana  di skala daerah, mapupun nasional,” kata Ketua Umum PP PERDOSSI, saat memberikan sambutan kepada seluruh pengurus yang telah dilantik di  Hotel Santika Premier Slipi Jakarta, Sabtu malam (12/10/2019).

Ketua KNI dr .Eko Arisetijono, Ketum PP PERDOSSI, Dr.dr.Dodik Tugasworo Pramukarso Sps (K) dan Ketum PB IDI, dr. Daeng Mohammad Faqih, S.H, M.H. (Foto: Natsir)

Ketum PP PERDOSSI menegaskan, tanggung jawab organisasi pasca pelantikan semakin besar, seraya mengutip data Riskesdas, stroke menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kematian dan kecacatan di Indonesia dari tahun ke tahun.

Lanjut Dr.dr.  Dodik, BPJS menyatakan stroke menghabiskan 1,27 Triliun, pembiayaan JKN untuk stroke tahun 2016, pembiyaan ini meningkat 10% dari tahun sebelumnya.  Hal ini dikarenakan rendahnya pengetahuan masyarakat, dan kurangnya perhatian instansi-instansi terhadap tindakan preventif dibanding kuratif.

“Diharapkan preventif dan kuratif penanganan stroke dilakukan secara komprehensif bekerjasama dengan pemangku kebijakan kesehatan, termasuk Kementrian Kesehatan, BPJS, IDI dan PERDOSSI didalamnya, serta unsur-unsur lainnya dapat menurunkan angka kematian akibat stroke di Indonesia. Oleh karena itu, sinergitas antara BPJS, Kementrian Kesehatan, elemen-elemen kesehatan terkait, mampu mewujudkan ketersediaan alat-alat penunjang diagnosis, obat-obatan pemerataan spesialis neurologi diperlukan dalam penanganan stroke di seluruh Indonesia,” harap Ketua Umum PP PERDOSSI.

Semangat Baru, Ketum PP PERDOSSI, Ketum PB IDI bersama pengurus PP PERDOSSI. (Foto: Natsir)

Pantauan beritabuana.co, pelantikan Pengurus Pusat PERDOSSI diawali dengan pengarahan dari Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian (MPPK), Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) dan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Memasuki acara inti yakni Pelantikan PP PERDOSSI, diawali dengan lagu daerah “Keroncong Kemayoran” oleh paduan suara FKUI  dan acara dipandu oleh dr Yesi Astri yang mengelaborasi latar belakang pelantikan PP PERDOSSI dan KNI, berdasarkan KONAS PERDOSSI September 2019, lagu Indonesia raya, Hymne IDI, Mars PERDOSSI, Pembacaan SK PB IDI tentang susunan dan personalia pengurus perhimpunan oleh Wakil Ketua umum PB IDI: dr. Mohammad Adib Khumaidi, SpOT.

Pelantikan sekaligus Pengambilan janji oleh Ketua Umum PB IDI dr. Daeng Mohammad Faqif, S.H, MH, penandatanganan berita acara serah terima oleh Ketua lama dan Ketua yang baru.

Selanjutnya, upacara Kolegium, pembacaan SK MMKI tentang susunan dan personalia Pengurus Kolegium oleh ketua MMKI dan Kolegium Neorologi Indonesia oleh ketua MMKI, Prof Dr. dr David Sontani Perdana Kusuma SpBP-RE (K), penandatangan Ketua Kolegium  lama dan baru. Sambutan Ketua Umum PP PERDOSSI, Dr. dr. Dodik Tugasworo Pramukarso Sps (K), Ketua KNI dr. Eko Arisetijono, Ketua umum PB IDI dr. Daeng Mohammad Faqif, S.H, MH, Mentri Kesehatan Prof Dr . dr Nila Djuwita  Moeloek, SpM (K), Penyerahan Plakat PERDOSSI kepada 1. Mentri Kesehatan, 2. Ketua PB IDI, 3. Ketua MKKI, 4. Ketua MPPK, 5. Ketua BPJS, Pembacaan do’a, suasana pelantikan penuh dengan keakraban dan kekeluargaan dan diakhiri dengan lagu Bagimu Negeri dan Rayuan Pulau Kelapa membawa semangat PERDOSSI dalam melangkah kedepan. (Natsir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here