Nasehat untuk Gibran

Inisiator GARBI, Fahri Hamzah.

Twitter @Fahrihamzah 8/10/2019

KALAU saya boleh kasih masukan ke Gibran, jangan ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat… Itu membebani reputasi  babenya… jangan mau diolok-olok oleh penjilat  yang akhirnya merusak susu sebelanga… Mending susu dibikin martabak saja… eman-eman..

Anak dan keluarga presiden Jokowi masih muda,sebaiknya jangan masuk politik ketika belum matang dan ketika situasi bisa menyeret publik menilai bahwa presiden ingin membangun dinasti kekuasaan.. santai ajalah.. Berilah tenaga pada reputasi presiden itu lebih penting sekarang..

Di seputar kekuasaan manapun, feodalisme menjalar seperti bara api.. membakar kredibilitas dan reputasi… Tetapi para penjilat sering membuatnya terasa seperti sebuah pelayanan dan pengabdian, seolah ini semua seperti suatu yang benar dilakukan… Ini salah, ini bahaya.

Ada waktu bagi keluarga untuk mulai terjun dalam politik. Bung Karno tidak mempromosikan anaknya ke dalam kekuasaan. Bahkan mereka tumbuh sendiri. Ibu Mega jadi presiden setelah perjuangan panjang. Pak Harto juga demikian, anaknya kebanyakan jadi pengusaha tapi diujung ada persoalan.

Pak Habibie bahkan saya dengar melarang anaknya masuk pemerintahan. Akhirnya mereka menjadi pengusaha. Jadi, ada waktu bagi keluarga untuk memulai masuk dalam politik kekuasaan sehingga tidak nampak sebagai dinasti yang ingin terus mengincar kekuasaan. Momentum itu penting.

Ini berlaku bagi siapa saja. Dan masukan saya tidak personal. Ini demi menjaga reputasi politik dan pemerintahan. Itu saja. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here