Emy Nomleni Ukir Sejarah, Ketua DPRD NTT Perempuan Pertama

by -

BERITABUANA CO, KUPANG – Provinsi NTT mengukir sejarah baru, dimana Ketua DPRD NTT defenitif periode 2019-2024 adalah seorang perempuan, Emy Nomleni yang juga Ketua DPD PDIP NTT.

Terbukti saat pelantikan dirinya pada Rapat Paripurna DPRD NTT, di ruang paripurna utama DPRD NTT.

Selain Emy Nomleni, dilantik juga tiga Wakil Ketua masing-masing Inche Sayuna dari Golkar, Chris Mboeik dari NasDem, dan Alo Malo Ladi dari PKB oleh Ketua pengadilan Tinggi Kupang, Andreas Don Rade.

Dalam pidato perdananya, Ketua DPRD NTT Emy Nomleni mengatakan, kebangkitan politik dengan pimpinan perempuan NTT sudah mulai terbukti saat ini, hal ini terbukti dengan adanya dua perempuan dijajaran pimpinan, yakni dirinya dan Ince Sayuna.

“Jadi jangan ragukan lagi kemampuan perempuan, terlebih di dunia politik. Tidak kalah dengan laki-laki yang ada,” ucapnya.
Disamping itu, lanjut Emy Nomleni, dari 65 Anggota DPRD NTT yang ada, 12 diantaranya adalah perempuan.

“Saya mengajak perempuan yang ada dj DPRD NTT ini, untuk membangun kekuatan dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak. Kepemimpinan perempuan dimaknai sebagai keinginan untuk berjalan bersama dengan laki-laki mewujudkan kesejahteraan dan kesetaraan gender,” ajak Emy Nomleni.

Pihaknya bertekad, lima tahun ke depan, akan memperkuat tiga fungsi dewan dan semua rekomendasi yang dihasilkan harus menjawab. kepentingan masyarakat

“Ia berargumen, kedudukan lembaga dewan dan eksekutif adalah mitra sejajar. Karena itu, sikap kritis dan saling mengisi tetap dijalankan selama lima tahun periodesasi,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengakui, perbedaan pendapat antara pemerintah dan lembaga dewan merupakan sesuatu yang perlu dimaklumi, akan tetapi harus tetap mengedepankan kebersamaan. Karena dua lembaga ini adalah mitra sejajar Sehingga berbagai persoalan yang terjadi seperti kemiskinan dan stunting bisa diatasi.

“Srikandi-srikandi di lembaga DPRD ini harus tetap setia dalam perjuangan selama lima tahun ke depan,” harap Josef Nae Soi. (iir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *