Pemerintah Tingkatkan Keandalan  Menara Suar Dukung Keselamatan Pelayaran

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Penerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan terus meningkatkan keandalan Menara Suar, yang merupakan salah satu Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) terus  untuk mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran serta kelancaran lalu lintas pelayaran guna menunjukan kedaulatan negara sebagai batas teritorial khususnya menara suar yang terletak di wilayah terdepan di Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo dalam amanatnya memperingati hari Menara Suar yang jatuh pada hari ini, Minggu  (22/9/2019) mengatakan, keberadaan Menara suar di Indonesia sebagai negara Kepulauan terbesar di dunia tentunya sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran juga kelancaran lalu lintas pelayaran.

“Menara suar juga memberikan nilai-nilai sejarah yang harus dipertahankan, dijaga dan dirawat dengan baik agar menjadi daya tarik suatu wilayah terutama menara suar peninggalan zaman penjajahan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1880 yang juga menjadi titik awal berkembangnya satu wilayah atau daerah sebagai pusat perekonomian, sosial dan budaya dengan masuk/keluarnya kapal-kapal di pelabuhan,” ungkap Dirjen Agus.

Menurutnya, apresiasi patut diberikan kepada para penjaga menara suar yang telah berdedikasi besar dalam memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran meskipun lokasi, akses, teknis maupun resiko pekerjaannya yang memiliki tantangan tersendiri.

Dikatakan Dirjen Agus, guna menjamin berfungsinya Menara Suar tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menugaskan para petugas Menara Suar yang terdiri dari Penjaga Menara Suar dan Teknisi Menara Suar yang dalam pelaksanaan tugasnya ditunjang oleh armada Kapal Negara Kenavigasian yang melayani kegiatan pemeliharaan SBNP serta gilir tugas dan pengiriman kebutuhan operasional dan logistik petugas hingga ke pulau-pulau terpencil dan terluar yang sulit dijangkau.

“Keberadaan Menara Suar di Indonesia, saat ini dijaga oleh Petugas Menara Suar yang terdiri dari teknisi Menara Suar dan operator Menara Suar yang bertugas jauh dari lingkungan sosial dan keluarga dalam kurun waktu yang lama. Mereka tidak kenal lelah dan tidak menyerah menjaga cahaya Menara Suar agar tetap terang dan menerangi para pelaut, sehingga mereka layak dijuluki sebagai sosok pahlawan di tengah lautan,” ujar Dirjen Agus.

Di bawah Pemerintahan Presiden Joko Widodo, tuturnya, peranan Menara Suar untuk menunjang keselamatan kapal-kapal yang berlayar dari daerah terpencil dan terluar guna menghubungkan satu wilayah ke wilayah lain terus ditingkatkan keandalannya, yang tentunya mendukung Program Nawa Cita Pemerintah.

Menara Suar sebagai SBNP, tambah Dirjen Agus, merupakan salah satu komponen dalam penyelenggaraan kenavigasian untuk mendukung keamanan dan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim termasuk sebagai salah satu alat untuk memperkuat batas wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Melalui Peringatan Hari Menara Suar ini, diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat untuk mensosialisasikan keberadaan dan manfaat SBNP,  meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, mitra kerja, dan instansi terkait, serta memberi apresiasi dan mendorong semangat petugas Menara Suar,” tambah Dirjen Agus.

Sementara itu, Direktur Kenavigasian, Basar Antonius mengatakan bahwa peringatan Hari Menara Suar tahun 2019 ini merupakan yang kelima kalinya sejak diperingati mulai tahun 2015. “Peringatan ini dilakukan untuk terus mengingatkan kepada masyarakat maritim sekaligus menunjukan peranan penting dari keberadaan menara suar dimana Indonesia tercatat memiliki 284 menara suar yang tersebar di seluruh Indonesia,” tambahnya. (Yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here