Mau Revisi Isi Pelajaran SKI, PKS Sebut Kemenag Nyeleneh

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua F-PKS DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi menyebut rencana Kementerian Agama (Kemenag), merevisi isi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk tahun ajaran baru 2020 adalah ide yang cukup nyleneh. Bahkan, keinginan Direktur Kurikulum untuk menghilangkan materi tentang perang dalam pelajaran sejarah Islam tidak bisa diterima akal sehat.

“Menghilangkan sebagian catatan sejarah, sama dengan mengaburkan sejarah, atau bisa juga dikatakan memalsukan sejarah. Tentunya ini adalah bagian dari pembodohan kepada siswa, karena mereka dicekoki pendidikan sejarah yang sudah tidak otentik,” tegas Habib Aboebakar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/9/2019).

Melihat situasi ini, menurut Habib Aboebakar, ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, munculnya ide ini adalah bentuk ketidak mampuan penyelenggara pendidikan untuk merumuskan kurikulum yang berkualitas.

“Sehingga yang dilakukan adalan trial and erorr secara serampangan,” kata Anggota Komisi III DPR RI itu.

Kedua, adanya bisikan asing dalam penyusunan kurikulum ini, karena mereka tidak ingin bangsa ini menjadi kuat.

“Harus diingat, bahwa Kemerdekaan kita bukan lantaran rasa toleransi dari Belanda. Bangsa ini merdeka dengan cucuran darah dan air mata. Dikobarkan peperangan diberbagai daerah untuk melawan penjajah, mengusir mereka dan memperoleh kemerdekaan,” cetusnya.

“Anak cucu kita harus paham akan hal itu, karena kedepan masih banyak bangsa asing yang mengendap ingin mencaplok Indonesia. Oleh karenanya, mereka harus tahu sejarah dan bisa mempersiapkan diri untuk masa depannya,” pungkas Habib Aboebakar menambahkan. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here