Crew KLM Tanaka Selamatkan Turis Perancis Kecebur Kelaut Labuan Bajo

BERITABUANA.CO, LABUAN BAJO – Hanya dalam hitungan menit, crew KLM Tanaka berhasil melakukan penyelamatan terhadap turis asing yang kecebur kelaut saat berwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan melemparkan pelampung ke arah Alain Meyer (51), turis asal Perancis itu berhasil dievakuasi keatas kapal tanpa mengalami cidera sedikitpun.

www.beritabuana.co yang ikut dalam pelayaran di perairan laut Labuan Bajo itu, adalah peristiwa bagian skenario latihan keselamatan pelayaran saat dilakukan uji petik oleh Pejabat Pemeriksa Keselamaran Kapal (PPKK) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,  Kementerian Perhubungan terhadap kapal-kapal pesiar yang beroperasi di Pelabuhan Labuhan Bajo, Jumat (20/9/2019).

“Uji petik merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Ditjen Perhuhungan Laut untuk memastikan bahwa kapal-kapal penumpang maupun kapal wisata yang beroperasi di perairan Indonesia dalam kondisi laik laut, disamping latihan memastikan  terhadap penumpang bilamana terjadi kecelakaan terhadap kapal maupun penumpang,”  ungkap Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditjen Perhubungan Laut, Gigih Retnowati dalam kesempatan itu.

Menurut Gigih, Labuan Bajo merupalan salah satu dari 10 destinasi Bali baru kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun dometik. Untuk itu kapal-kapal yang melayani wisatawan harus laik laut dan siap berlayar melayani wisatawan.

“Kapal yang tidak layak laut harus diperbaiki lebih dahulu sehingga memenuhi syarat berlayar sesuai dengsn ketentuan yang berlaku. Lebih baik dilakukan pemeriksaan sebelum berlayar daripada mendapatkan masalah ditengah lautan,” tutup Gigih.

Disela uji petik itu, Ketua Jaringan Kapal Rekreasi (Jangkar) Labuan Bajo, Patia Suryani Mile menyambut baik uji petik yang dilakukan ole Kementerian Perhubungan. “Aspek keselemaan pelayaran adalah hal utama yang harus menjadi perhatian pemilik kapal,” tambahnya. (Yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here