Polda Kepri Tetapkan 16 Tersangka Kasus Karhutla

Ilustrasi kebakaran hutan.

BERITABUANA.CO, KEPRI – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kepulauan Riau, terjadi sepanjang 2019. Dari 15 kasus yang ditangani Polda Kepri, sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Demikian dikemukakan Kapolda Kepri Irjen Polisi Andap Budhi Revianto, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Kamis (19/9/2019).

Dalam penegakan hukum karhutla ini, tambah Andap, pihaknya sudah menangani sebanyak 15 perkara selama tahun 2019.

“Dari penanganan kasus ini, ada 16 orang kita tetapkan tersangka,” ungkap nya lagi.

Andap mengatakan, 16 tersangka karhutla ini ditangani sejumlah Polres, yaitu Polresta Barelang, Polres Karimun, Polres Bintan, dan Polres Tanjungpinang.

Dijelaskan, kasus karhutla ini sebagian besar dilakukan dengan membuka lahan dengan cara dibakar. Dia pun mengingatkan semua pihak agar tak melakukan pembakaran lahan.

“Kita serius dalam pencegahan karhutla ini. Makanya kita persiapan segala sesuatunya untuk pencegahan, dari pengumuman larangan membakar lahan, mempersiapkan peralatan pemadaman, serta melakukan patroli,” tutur Andap.

Mengingat kondisi Kepri saat ini juga terkepung asap kiriman, pihak Polda Kepri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kepri membangun pos kesehatan pelayanan kepada warga.

“Posko kesehatan sudah kita sediakan, di sana akan ada tim medis untuk memeriksa kesehatan warga secara gratis,” ujar Irjen Pol. Andap. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here