Nasib Netanyahu ‘Diujung Tanduk’

PM Israel, Benjamin Netanyahu.

BERITABUANA.CO, TEL AVIV – Masa depan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diragukan setelah partainya gagal mengamankan mayoritas kursi parlemen dalam pemilihan sela.

The Daily Mail melaporkan bahwa jajak pendapat memperkirakan Partai Likud hanya memenangkan 33 kursi parlemen, kurang dari satu dibandingkan dengan 34 partai Biru dan Putih di bawah Benny Grantz setelah pemilihan ditutup.

Segera setelah jajak pendapat, Netanyahu dalam pidatonya mengatakan Israel membutuhkan pemerintahan Zionis yang kuat dan stabil untuk bergerak maju.

Dia mengatakan pemerintah Zionis juga diminta untuk bekerja sama dengan teman dekatnya, Presiden AS Donald Trump.

Penantang perdana menteri, Grantz, yang juga mantan kepala militer, mengatakan ia akan berjuang untuk membentuk pemerintah persatuan nasional.

Netanyahu juga menjanjikan pemerintah yang berkomitmen pada Israel sebagai negara Yahudi.

“Tidak mungkin ada pemerintah yang didukung oleh partai-partai Arab anti-Zionis, yang tidak percaya pada Israel sebagai negara Yahudi dan demokratis.

“Pihak-pihak yang mendukung para teroris yang membunuh keluarga kami dan anak-anak kami tidak terpikirkan,” katanya.

Netanyahu mengadakan pemilihan ulang kemarin setelah gagal membentuk pemerintah koalisi pada bulan April, yang melihat partai-partai Likud dan Biru dan Putih memenangkan 35 kursi di 120 kursi parlemen.

Grantz, sementara itu, menggambarkan hasil jajak pendapat sebagai mempercayai Israel untuk partainya untuk kedua kalinya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here