BNNP NTT Amankan Dua Pengguna Narkoba di Maumere

BERITABUANA CO, KUPANG -Berdasarkan informasi dari masyarakat, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT berhasil amankan dua orang pengguna narkoba beserta alat bukti di Kampung Garam Maumere Kabupaten Sikka.

“Setelah kita intai beberapa waktu, akhirnya kita datangi tempat tinggal mereka, setelah ada gelagat yang tidak wajar. Ternyata informasi dari masyarakat benar,” tegas Kabid Pemberantasan BNNP NTT, Donny Bramantyo dalam keterangan persnya di Kantor BNNP NTT, Kamis (19/9/2019).

Donny yang didampingi Kasubag Perencanaan Hendrik Rohi dan Anwar Gemar selaku Kabag Umum dan Kepala BNNP NTT,  Kombes Teguh Iman Wahyudi menjelaskan bahwa penangkapan tersangka dengan inisial I alias A, dan I yang berprofesi sebagai pedagang sesuai surat LKN 03/V/2019/BNNP NTT tertanggal 17 Mei 2019, timnya memulai tugas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kabupaten Sikka.

“Di sana kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa tempat yang dihuni I alias A dan I pendatang dari Pulau Sulawesi tersebut sering dijadikan tempat nongkrong,” kata Donny.

Ketika menunggu beberapa waktu dalam pengintaian, papar Donny, dirinya merasa ada yang aneh dengan tingkah polah kedua orang tersebut.

Lalu Donny bersama timnya mendatangi tempat kos I alias A dan I tersebut. Ketika ada celah untuk melihat kedalam, tampak mereka sedang menggunakan barang haram narkoba jenis sabu, lalu tanpa pikir panjang melakukan penggerebekan.

“Kami panggil masyarakat dan pemilik kos untuk menjadi saksi penggerebekan tersebut, dan kita berhasil mengamankan tiga klip sabu, satu di antaranya sudah tinggal sisa dan dua masih utuh,'” urai Donny.

Dua klip sabu yang masih utuh, lanjut Donny, masing-masing seberat 0,14 gram dan 0,48 gram, yang disembunyikan bersama tujuh batang rokok di dalam bungkus rokok.

“Satu klip yang nyaris habis tersebut kami bawa ke laboratorium untuk diperiksa. Di samping itu, dari TKP juga kami amankan satu set alat hisap sabu atau bong dan pemantik,” ungkap Donny.

Dengan bukti yang ada, jelas Donny, pelaku I alias A dan I dibawa ke BNNP NTT untuk dilakukan proses selanjutnya.

“Pada pertengahan Juni 2019, berkasnya kami limpahkan ke Kejati NTT bersama pelaku dan barang bukti, dan bersama Jaksa, kami ke Kejari Maumere melakukan hal yang sama,” tandas Donny. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here