Harga Telur di Malaysia Mahal, Tun Razak: Berapa Banyak Ayam yang Sakit?

Eks PM Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak.

BERITABUANA.CO, KUALA LUMPUR – Harga telur di peternakan masih tinggi, meskipun menteri terkait telah mengumumkan bahwa dia akan turun dua sen.

Dalam hal ini, mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak mempertanyakan alasan yang diberikan oleh menteri mengapa harga telur yang tinggi tahun lalu seperti penyakit ayam menular masih berlaku.

“Berapa banyak lagi ayam yang akan sakit,” Najib bertanya dalam sebuah posting Facebook.

Dalam pos itu, Najib mengatakan dia ingin berbicara tentang masalah-masalah mendasar bagi rakyat karena dia melihat tidak ada menteri yang berbicara tentang masalah itu.

“Pada konferensi pers tahun lalu, Menteri PH dulu mengatakan bahwa harga telur turun dua sen. Tapi hampir setahun kemudian, saya melihat harga telur masih tinggi. Ini adalah data terbaru tentang harga telur di peternakan yang diterbitkan oleh Departemen Kedokteran Hewan dari menteri sendiri. Sebelum GE14, harga telur dari Farm-to-table untuk telur grade AAA serendah 27 sen, C-grade 24 cents dan E-21. Sayangnya, harganya saat ini 40 sen untuk nilai AAA, 37 sen untuk nilai C dan 32 sen E. Harganya masih 48 persen, 54 persen, dan 52 persen lebih tinggi dari sebelum pemilihan umum,” kata Najib.

Dia mengatakan bahwa harga pertanian sudah tinggi, bahkan tidak untuk harga eceran.

“Jika bahkan makanan pokok seperti telur tidak dapat dikendalikan, ada inti dari janji PH untuk mengendalikan harga barang-barang lainnya. Mungkin sudah waktunya bagi Menteri untuk mengadakan konferensi pers lain untuk mengumumkan penurunan harga telur,” katanya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here