Menkumham Yasona Mengaku Masih Pelajari Draf Revisi UU KPK

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengaku masih mempelajari draf revisi UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan hati-hati.

“Kalau pemerintah pasti membahas dulu kan, tim sekarang sudah membahas,” kata Yasonna kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (11/09/2019).

Terkait keputusan pemerintah yang menyetujui atau tidak revisi tersebut, Yasonna mengatakan belum menerima laporan perkembangan terbaru dari tim yang membahas draf revisi itu.

“Ya belum saya panggil, laporannya seperti apa,” katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengaku sudah menerima Daftar Isian Masalah (DIM) Revisi UU tentang KPK dan akan segera mempelajarinya.

“Baru saya terima DIM-nya tadi. Baru saya pelajari hari ini. Pelajari dulu, secepat-cepatnya. Kita ini baru melihat DIM-nya dulu,” kata Jokowi secara terpisah.

Ditegaskan setelah selesai, akan dikirim kepada DPR mengenai apa saja materi yang perlu direvisi dan tidak perlu direvisi

“Besok saya sampaikan, nanti saya sampaikan materi-materi apa yang perlu direvisi,” katanya.

Mengenai target RUU tentang KPK itu selesai pada masa keanggotaan DPR 2014-2019, Jokowi mengatakan itu urusan DPR.

Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang diajukan Badan Legislasi (Baleg) DPR telah disetujui menjadi RUU inisiatif DPR pada sidang paripurna pada 5 September 2019.

Baleg akan mempercepat pembahasan revisi itu, sehingga bisa selesai sebelum masa jabatan anggota DPR periode 2014-2019 habis. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here