Capim KPK Nawawi Dukung Revisi UU KPK dan Keluarkan SP3

0

BERITABUANA. CO. JAKARTA – Revisi UU KPK oleh DPR RI mendapat dukungan dari para Calon Pimpinan (Capim) KPK. Yang tampil mendukung di antaranya, Nawawi Pomolango, dari unsur hakim karier

Nawawi Pomolango menyatakan persetujuan terhadap langkah komisi III DPR tersebut.  Dia beralasan revisi perlu dilakukan untuk memastikan adanya azas keadilan.

“Saya setuju soal SP3. Kenapa? Karena pernah ada tersangka, 4 kali saya mutasi tetap sebagai tersangka,” tegas  Nawawi dalam fit and profer test capim KPK di ruang rapat Komisi III Kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia,  tidak ada filosofi dalam UU KPK tidak bisa mengeluarkan SP3. Jika ada ahli yang berpendapat bahwa komisi antirasuah tidak bisa mengeluarkan surat perintah penghentian penyelidikan hanya sebagai pembeda dengan penegak hukum lain seperti kejaksaan. Padahal
dalam KHUP, fiilosofi SP3 terkait azas kepastian hukum.

“Pasal 40 UU No 32 UU KPK dibuat tanpa ada filosofi. Saya setuju revisi UU KPK. SP3 harus ada. Jangan ada tersangka sampai mati,” demikian Nawawi.

Diketahui, Nawawi Pomolango
menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR. Nawawi memamaparkan makalahnya yang membahas strategi nasional pencegahan korupsi.

Mengawali paparannya, dia bicara soal pentingnya kedudukan KPK dalam strategi nasional pencegahan korupsi. Menurutnya, KPK berperan sebagai sekretariat nasional program pencegahan korupsi.

Soal Perpres Nomor 54 Tahun 2018 yang dianggapnya tak berjalan, KPK dari Kemenkum HAM ini menyatakan harapannya agar capim KPK memperhatikan soal pencegahan korupsi sesuai dengan Perpres Nomor 54 Tahun 2018 tersebut.

“Saya komit sekiranya saya terpilih. Saya bersama-sama dengan Pemerintah memberi perhatian dan menindaklanjuti dengan aksi-aksi nasional pencegahan korupsi yang bersesuaian dengan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018,” ujar mantan hakim Pengadilan Tipikor ini. (Hendry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here