Bambang Sadono: MPR RI Tak Berniat Kembalikan GBHN Versi Orde Baru

Bambang Sadono, Anggota MPR RI dari F-PG.

BERITABUANA.CO, YOGYAKARTA – Anggota Badan Pengkajian (BP) MPR RI, Bambang Sadono menegaskan bahwa MPR tidak pernah berniat mengembalikan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) versi Orde Baru sebagai haluan negara. Bahkan sampai terakhir kemarin, gagasan haluan negara yang tengaj dirumuskan BP MPR bukan seperti yang banyak dikhawatirkan masyarakat.

“Tidak pernah ada pikiran mengembalikan GBHN seperti zaman Orde Baru, itu tidak ada,” kata Bambang Sadono dalam kegiatan Festival Konstitusi dan Anti Korupsi 2019 di Yogyakarta, Selasa (10/9/2019).

Politisi Partai Golkar itu menyatakan bahwa pemahaman publik mengenai gagasan tersebut perlu diluruskan, karena haluan negara yang dimaksud saat ini merupakan program haluan jangka panjang 10-50 tahun mendatang dan akan menjadi landasan haluan pembangunan.

“Haluan negara yang diwacanakan agar pembangunan lebih terarah, bukan diposisikan seperti sistem rancangan pembangunan GBHN Orde Baru yang dijadikan bahan evaluasi setiap lima tahun dan dipergunakan juga untuk mengevaluasi kinerja Presiden,” tambahnya lagi.

Karena itu, Bambang Sadono menilai ada kesalahpahaman luar biasa yang dikhawatirkan masyarakat selama ini. Karena istilah GBHN itu sendiri, tidak ada pikiran mengembalikannya GBHN seperti zaman Orde Baru.

“Rumusan aslinya adalah reformulasi sistem perencanaan pembangunan model GBHN,” sebut Bambang Sadono.

Sebelumnya, MPR telah menyepakati perlunya haluan negara seperti Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang dimasukkan dalam konstitusi lewat amendemen terbatas UUD. Bahkan, BP MPR telah menyiapkan amendemen terbatas mengenai pokok-pokok haluan negara yang telah disempurnakan dan konsepnya akan dibagi ke fraksi-fraksi untuk disempurnakan lebih lanjut. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here