Anggota BPK Luncurkan Tiga Buku Bicara Dana Parpol, Ketua DPR, dan Wartawan

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil meluncurkan tiga buah buku, di Presroom DPR RI, Rabu (4/9/2019). Salah satu buku hasil karyanya untuk memperjuangkan dana partai politik (Parpol) Rp 5.000 per-suara.

Menurut Rizal, buku tersebut adalah hasil karyanya mengenai pemikirannya ke depan tentang hal-hal strategis, misalnya soal dana politik yang sekarang Rp1.000 bisa naik menjadi Rp 5.000 per suara. Hal itu menjadi salah satu perjuangannya.

“Saya anggap dana parpol saat ini belum maksimal, harusnya Rp 5.000 per-suara, barulah parpol itu akan mandiri dalam pengelolaan organisasinya, ini yang saya tulis disini dan saya perjuangkan,” kata Rizal.

Selain itu, kata Rizal, buku yang diluncurkan juga adalah membantu kinerja Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam memimpin parlemen terkait produktivitas legislatif.

“Tidak penting orang tahu bagaimana hubungan pribadi saya dengan ketua DPR, tetapi bagaimana kebijakan yang saya lakukan dan juga bagaimana pak ketua DPR berhasil pemimpin DPR dengan produktivitas legislatifnya paling tinggi dibandingkan ketua-ketua sebelumnya,” kata Rizal.

Rizal juga menulis hal-hal yang penting dalam konteks BPK dalam mengaudit anggaran negara. Pertama, bagaimana kepastian penerimaan negara itu tetap bisa dijamin, kedua hubungan internasional kita dengan negara-negara tertentu yang strategis tidak rusak.

“Itu yang saya utamakan. Saya bercerita banyak tentang itu di dalam buku ini,” terangnya.

Rizal juga menulis buku bagaimana dia interaksi dengan wartawan setelah tidak menjadi anggota DPR. Dalam buku ini, Rizal menceritrakan bagaimana perjalanan hidupnya selama menjadi wakil rakyat.

“Kalau di depan kita banyak tahu tapi tidak bisa banyak bicara,
jadi di sini semua saya ceritakan dan semua masalah ini, masalah dana politik, masalah Freeport dan segala macam ada di sini,” terangnya.

Dalam peluncuran buku tersebut turut hadir menjadi pembicara, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait, dan Letjen (Purn) M Yusuf Yosfiah. (Jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here