Pengamat Sebut, Pansel Capim KPK Bekerja Profesional

Adilsyah Lubis.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pengamat dan penggiat anti korupsi Adilsyah Lubis mengajak masyarakat mempercayai panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) 2019-2023 yang telah bekerja menyelesaikan tugas yang diberikan Presiden. Sejauh ini, Pansel dilihat bekerja sangat profesional, sampai Presiden Jokowi tidak ikut campur tangan.

“Saya yakin Pansel Capim KPK sudah menelusuri rekam jejak setiap calon secara sungguh-sungguh demi menghasilkan calon-calon yang kredibel dalam usaha peningkatan kinerja KPK untuk pemberantasan korupsi di Indonesia,” kata Adilsyah kepada beritabuana.co di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Selanjutnya dia mengatakan, penseleksian yang berjenjang adalah bukti bahwa Pansel Capim KPK betul-betul serius dalam mengemban tanggung jawab yang diberikan, yakni menseleksi bakal calon.

Menjawab pertanyaan, Adilsyah menyatakan, seringkali opini yang berkembang tentang adanya capim KPK ini bermasalah bersifat kecurigaan. Tanpa bukti otentik kata dia, ada kelompok masyarakat sudah menaruh curiga kepada capim KPK tertentu.

“Saya kira, dugaan LSM terhadap Capim KPK yang tidak bersih dan bermasalah harus dibuktikan, jangan hanya bersifat dugaan-dugaan belaka,” ujarnya.

Seperti diketahui, sepuluh nama capim KPK periode 2019-2023 telah diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi pada Senin sore. Selanjutnya, Presiden akan menyerahkan sepuluh nama itu ke DPR untuk dipilih lima orang pimpinan KPK periode mendatang.

Komisi Hukum akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan sebelum memilih ke lima pimpinan KPK yang baru.

Ada pun ke 10 Capim KPK yang diserahkan kepada Presiden Jokowi seperti disampaikan oleh Ketua Pansel capim KPK Yenti Garnasih adalah, Alexander Marwata, Firli Bahuri, I Nyoman Wara, Johanis Tanak, Lili Pintauli Siregar, Luthfi Jayadi Kurnaiwan, Nawawai Pomolango, Nurul Ghufron, Roby Arya B, dan Sigit Dana Joyo. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here