BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah kini tengah membidik oknum petinggi BRI Cabang Purbalingga yang dinilai paling bertanggung jawab dalam kasus dugaan pembobolan bank milik pemerintah dengan modus kredit fiktif yang merugikan negara hingga Rp28 miliar.

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah membidik oknum petinggi BRI Cabang Purbalingga yang dinilai paling bertanggung jawab dalam kasus dugaan pembobolan bank milik pemerintah dengan modus kredit fiktif yang merugikan negara hingga Rp28 miliar.

Bahkan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Ketut Sumedana menyebutkan, saat ini sudahg  ada lima tersangka yang ditetapkan dalam penyidikan perkara ini.

Kelima tersangka yang sudah ditetapkanmasing-masing adalah tiga dari pihak swasta dan dua lainnya merupakan account officer BRI Purbalingga.

Berkas perkara kelima tersangka itu, lanjutnya, akan dilimpahkan ke penuntutan dalam waktu dekat. Semua tersangka ditahan.

“Setelah berkas P-21 (pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap, red.) akan dikembangkan, kemungkinan ada tersangka baru,” kata Ketut yang dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (02\09\2019).

Menurut dia, tersangka baru tersebut kemungkinan berasal dari internal BRI yang merupakan pihak paling bertanggung jawab atas pengurusan kredit fiktif tersebut.

Adapun modus kredit fiktif yang merugikan keuangan negara hingga miliara rupiah itu, kata dia, dengan cara pengajuan pinjaman dari pegawai yang dipalsukan.

Ia menjelaskan bahwa nasabah yang mengajukan kredit merupakan pegawai suatu perusahaan yang status kepegawaiannya dipalsukan.

Adapun dua account officer BRI yang juga ditetapkan sebagai tersangka, kata dia, berperan memeriksa dan menyetujui pengajuan kredit bermasalah itu. Oisa


KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here