NTT Alami Deflasi Akibat Penurunan Indeks Harga 5 Kelompok Pengeluaran

BERITABUANA.CO, KUPANG – Provinsi NTT alami Deflasi sebesar 0,29 Persen, pada Agustus 2019. Deflasi disebabkan adanya penurunan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Statistik Distribusi, Demarce M. sabuna, saat jumpa pers di ruang Vicon Kantor BPS Provinsi NTT, Senin (2/9/2019).

Kelima kelompok pengeluaran tersebut, jelas Demance Sabuna masing-masing kelompok bahan makanan alami penurunan sebesar 1,23 Persen, transpor 0,06 Persen, makanan jadi 0,02 Persen, kelompok perumahan dan kelompok pendidika masing-masing 0,01 Persen.

“Sedangkan dua kelompok pengeluaran yang tidak alami penurunan yakni kelompok sandang dan kesehatan alami kenaikan indeks harga sebesar 0,33 Persen dan 0,12 Persen,” ucapnya.

Diakui Demarce Sabuna, berbeda pada bulan sebelumnya, pada Juli 2019 NTT alami Inflasi sebesar 0,21 Persen, yang mana Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada 135,00, sedangkan pada bulan Agustus 2019 menjadi 134,61.

Untuk perkembangan eksport, jelas Demarce Sabuna mengalami peningkatan pada bulan Juli 2019 dibandingkan bulan Juni 2019 sebesar US $ 322.106 atau 29,02 Persen. Dari US $ 1.109.999 pada bulan Juni 2019 menjadi US $ 1.432.105 pada bulan Juli 2019.

“Komoditas eksport Provinsi ntt bulan Juli 2019 seluruhnya dikirim ke Timor Leste, komoditas terbesar adalah kelompok garam, belerang dan kapur,” urai Demarce Sabuna.

Sedangkan untuk import, tambahnya, pada bulan Juli 2019 senilai US $ 6.900.751 dengan volume sebesar 14.378,5 ton, dengan komoditas terbesar bahan bakar mineral yang didatangkan dari Malaysia. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here