Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban hadiri acara Grebeg Suro di Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang

BERITABUANA.CO, LUMAJANG- “Garebeg Suro” selalu digelar di Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang saat tanggal 1 Muharram. Warga menggelar acara di Wisata Hutan Bambu yang menjadi ‘icon’ Desa Sumbermujur.

Tradisi sakral yang dilaksanakan tiap 1 Suro yakni Grebeg Suro memiliki beberapa rangkaian acara yang dimulai dengan kirab hasil bumi serta disusun menyerupai tumpeng raksasa yarng dijejer sepanjang jalan.

Masyarakat Desa sumbermujur memiliki Hasil bumi yang panen sepanjang musim, kapanpun mereka bisa panen sehingga rasa syukurnya dengan mengirab hasil bumi yang mereka peroleh dari alam. Tidak lupa juga di siapkan 1 kepala sapi yang nantinya akan di kubur di dekat sumber yang mengairi sawah dan rumah-rumah masyarakat Sumbermujur.

Masyarakat meyakini, tradisi ini adalah salah satu bentuk syukur kepada Tuhan YME untuk segala hasil bumi yang melimpah ruah. Berbagai hasil bumi yang telah disiapkan nantinya akan disantap bersama setelah acara doa dan penanaman kepala sapi oleh kepala Desa Sumbermujur.

Di Desa ini memiliki sumber mata air yang mengeluarkan air 800 Liter / detiknya dan dapat mengairi seluruh sawah serta mencukupi kebutuhan pasokan air minum warga sekitar.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan Grebek Suro ini memiliki kekuatan pariwisata yang tinggi, karena adanya tradisi sakral hasil dari budaya masyarakat desa Sumbermujur.

“Peringatan Grebeg Suro ini adalah implementasi rasa syukur masyarakat sekitar atas segala hasil bumi dan kekayaan alam yang di berikan tuhan kepada mereka. Mereka meyakini juga dengan penanaman kepala sapi ini akan mencegah mengeringnya Sumber mata air yang dijaga oleh Ulin. Ulin ini yakni sepasang ikan Mistis yang dipercaya masyarakat tinggal di sumber mata air ini dan akan keluar sebentar saat diperingati hari 1 Suro,” kata Arsal.

Kepala Desa Sumbermujur Bapak Safi’i mengungkapkan acara tradisi grebek suro kali ini diisi oleh pertunjukan Tari Ulin, dimana tarian ini adalah tarian Khas Desa Sumbermujur.

Sedangkan acara penutupnya makan bersama ingkung atau sejenis Tumpeng tradisional Desa Sumbermujur. “1000 ingkung telah kami siapkan untuk santap bersama masyarakat sekitar. Tema tradisi kali ini kami sebut Bedah Kerawang Sewu Ingkung” ujar Safi’i.

Perlu diketahui bahwa Peringatan Malam 1 Suro atau malam Tahun Baru Hijriah dilakukan pada Minggu 1 September 2019. Peringatan ini menandai pergantian tahun Hijriah. Pada malam 1 Suro, biasanya digelar sejumlah tradisi dan gelaran budaya dimasing-masing wilayah untuk merayakan malam yang dianggap sakral itu.

Jadi Magnet

Ada yang unik dalam acara Grebek Syuro di Desa Sumbermujur Candipuro Lumajang. Kehadiran Kapolres sebagai Komandan Tim Cobra menjadi buruan warga untuk berselfie. AKBP Muhammad Arsal Sahban benar-benar menjadi mahnet dalam acara tersebut.

Ya, Kapolres memang saat ini menjadi idola baru di kalangan masyarakat Lumajang, Sehingga Banyak yang berebut berselfie. Kapolres Arsal yang dikenal luwes menghampiri satu persatu warga yang memintanya berselfie dan tak
canggung menggunakan HP warga yang memintany berselfie.

Tak tanggung-tanggung, ratusan orang dilayaninya berselfie sampai tidak terasa dirinya tidak ada waktu untuk duduk ditempat yang disediakan oleh panitia.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan antusiasme warga untuk berselfie wujud terciptanya Trust Building masyarakat Lumajang terhadap Polri. “Untuk itu bagi saya, sebuah kehormatan bisa berselfie dan berfoto dengan warga,” ucap Arsal

“Saya takjub dengan budaya Grebeg Suro di desa Sumbermujur. Kegiatan ini punya nilai pariwisata yang tinggi, karena adatnya yang sakral dan penuh simbol-simbol unik, seperti mengubur kepala sapi,” tegas pria alumni Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut.

Rohmat, pria asal Kabupaten Malang tersebut mengatakan dirinya jauh-jauh dari malang ingin merayakan Grebeg Suro dilumajang, dan senang bisa foto dengan Pak Arsal.

“Saya dari Kabupaten Malang mas. Di daerah saya sebenarnya juga ada perayaan satu Suro, namun kali ini saya ingin merasakan ramainya Suroan di Kabupaten Lumajang. Ini tadi saya juga foto bersama Pak Arsal, di kampung saya di Malang kenal semua dengan Kapolres Lumajang bersama Tim Cobranya,” ungkapnya. (Lmj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here