51 WNA Ditangkap TIMPORA Divisi Imigrasi DKl di Apartemen Laguna Pluit

0

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim pengawasan orang asing (TIMPORA) Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham DKI berhasil mengamankan 51 WNA yang melanggar keimigrasian dari Apartemen Laguna, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8/2019).

Menurut Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI JAKARTA Agus Wijaya, dalam pemeriksaan, dari 51 WNA ini, 14 mempunyai paspor, 37 tidak ada paspor. Namun akhirnya ada 26 yang memiliki paspor. “Masih 25 WNA sampai sekarang belum punya paspor,” tutur Agus di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Jumat.

Penggerebekan 51 WNA ini diakui Agus, dilakukan setelah TIMPORA yang beranggotakan BAIS TNI, Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502 dan Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta serta Kantor lmigrasi Kelas l Jakarta Utara memantau sesuai wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian.

Agus menjelaskan, barang bukti yang disita dari 51 WNA yang masih menjalani pemeriksaan, berupa puluhan laptop, paspor, visa, buku tabungan dan handphone. Bahkan dari satu WNA disita alat-alat pembuat dolar palsu.

“Mudah-mudahan kami dapat menemukan bukti lain dari hasil pemeriksaan laptop mereka,” ujar Agus.

Ia menambahkan, 26 WNA yang mempunyai paspor juga sudah melanggar izin tinggal atau over stay. Sedangkan 25 WNA lainnya yang belum ada dokumen perjalanan masih dalam penyelidikan petugas.

“Yang paling menjadi perhatian kita ditemukannya, pembuat dolar palsu milik WNA asal Kamerun,” ucap Agus.

Diakuinya, ke 51 WNA ini akan dibuatkan BAP untuk mengetahui jenis pelanggarannya masing-masing. Mereka yang hanya melanggar over stay kita akan deportasi, kalau ada indikasi kriminal akan diserahkan instansi lainnya.

Menurut Dirjen lmigrasi Ronny F. Sompie yang dihubungi www.BeritaBuana.Co, Jumat malam, apa yang dilakukan TIMPORA Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham DKI, sudah sesuai arahannya untuk memperkuat pengawasan keimigrasian termasuk pengawasan terhadap orang asing yang berada dan melakukan kegiatan di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini menurut Ronny, menjadi kegiatan gabungan antarinstansi yang tergabung dalam wadah TIMPORA di setiap provinsi, kabupaten dan kota se lndonesia.

“Saya sangat mengapresiasi hasil penangkapan ini. Apalagi ke depan lalu lintas keluar masuk WNA ke lndonesia makin tinggi,” pungkas Ronny yang baru saja menerima penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo di istana negara. (nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here