KMI: Ormas HTI Masih Eksis, Bahkan Kian Meresahkan

0
Ketua KMI, Edi Humaidi.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dinilai masih eksis dan tetap menjalankan aktifitasnya, meski Pemerintah secara resmi telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) perihal pembubaran dan pelarangan Ormas yang berideologi transnasional-radikal (anti pancasila) tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Humaidi saat memberikan sambutan dalam Diskusi Publik dengan tema ‘Membongkar Inflintrasi Dakwah HTI Melalui Rekrutmen Mahasiswa di Kampus” yang diselenggarakannya di Jakarta, Kamis (22/8/2019) kemarin.

Edi menilai ormas berideologi transnasional itu semakin meresahkan dan tentu mengancam integrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan HTI masih eksis walaupun status badan hukumnya telah dicabut pemerintah.

“Diam-diam, HTI justru semakkn masif melakukan aktivitas kegiatan dakwahnya. Setelah tidak legal, HTI justru mengubah orientasi dan haluan dakwahnya yaitu dengan cara “infiltrasi” ke berbagai Kampus untuk tetap berdakwah mempengaruhi anak-anak muda,” paparnya.

Menurut Edi, tujuan HTI dengan cara infiltrasi ke kampus-kampus, tidak lain adalah mewujudkan agenda utamanya yaitu mendirikan Negara khilafah.

“Selain infiltrasi ke kampus-kampus, mereka (kelompok transnasional-radikal alias HTI) kerap berlindung dibalik kelompok tertentu semacam forum umat Islam atau partai politik yang dianggap memiliki garis perjuangan politik dan kesamaan flatform, paling tidak sama-sama mempunyai cita-cita khilafah,” ujarnya lagi. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here